SPMB Kudus Disorot, Anak Terancam Putus Sekolah Foto : Ilustrasi.
Bratapos / Daerah

SPMB Kudus Disorot, Anak Terancam Putus Sekolah

Terbit : 26-Jun-2025, 10:04 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 310 Kali

Kudus || Jateng.Bratapos.com — Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Kudus menuai kritik tajam dari masyarakat. Sejumlah aktivis dan warga melaporkan bahwa sistem yang berlaku saat ini menyebabkan banyak anak, termasuk yatim piatu, terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan. Salah satu kasus yang mencuat adalah seorang anak yatim piatu asal Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, yang gagal masuk SMP 2 Kudus.

Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan hingga ratusan calon siswa belum mendapat kepastian sekolah. Sidang yang digelar di DPRD Kudus dengan menghadirkan kepala dinas dan panitia SPMB pun belum menghasilkan solusi. Rabu (25/06/2025).

Kekhawatiran muncul karena situasi ini dapat mengarah pada kasus penelantaran anak dalam pendidikan.

Aktivis Putra Daerah Undaan, Kholilul Ulum, menilai persoalan ini sudah saatnya ditindaklanjuti secara nasional. “Komisi X DPR RI perlu memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk memberi penjelasan terkait masalah serius di Kudus,” tegasnya.

Ia menambahkan, sistem SPMB juga tengah dipantau Ombudsman dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jangan sampai ini berdampak pada pidana penelantaran anak. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, seperti yang diatur dalam UU Sisdiknas,” tegas Kholilul.

Hingga berita ini diturunkan, laporan anak yang terancam putus sekolah di Kudus terus bertambah, memicu keprihatinan berbagai pihak.


Pilihan Untukmu