Yogyakarta||jateng.bratapos.com - Proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Cilacap, yang terhubung dengan beberapa jalur tol utama, terus berjalan dengan anggaran besar mencapai Rp38,47 triliun. Tol ini direncanakan membentang sepanjang 121,75 km dan akan melintasi 53 desa di Kabupaten Kebumen. Tiga titik exit tol akan dibangun di wilayah tersebut, termasuk di sekitar Terminal Bus Kebumen serta di Kecamatan Ayah dan Prembun.
Jalan tol ini diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh antara Yogyakarta dan Cilacap, namun juga menimbulkan dampak bagi masyarakat di sekitar jalur tol. Sebanyak 53 desa dari 15 kecamatan di Kebumen akan terpengaruh oleh proyek ini. Beberapa desa yang akan terdampak termasuk Desa Trikarso di Kecamatan Sruweng, Desa Bumiharjo di Kecamatan Klirong, serta desa-desa lain di kecamatan seperti Buluspesantren, Kuwarasan, dan Kebumen.
Proyek ini dimulai pada 2022 dengan tahap penyiapan dan tender, diikuti oleh pembebasan lahan dan konstruksi yang dijadwalkan selesai bertahap hingga 2029. Jalan tol ini akan terhubung dengan sejumlah jalan tol lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Barat, serta diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi regional.