TPST Penggarit Jadi Role Model Jateng Foto : Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi tinjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.
Bratapos / Daerah

TPST Penggarit Jadi Role Model Jateng

Terbit : 31-May-2025, 12:15 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 246 Kali

Pemalang || Jateng.Bratapos.com  – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menilai pengelolaan sampah berbasis desa memiliki potensi besar dan layak dikembangkan di seluruh wilayah Jawa Tengah. Hal itu ia sampaikan usai meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Rabu (28/5/2025).

Gubernur menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Penggarit yang mampu mengelola sampah secara mandiri. “Kita coba dorong pengolahan sampah berbasis desa. Di Desa Penggarit ini sudah menerapkan penanganan sampah berbasis desa. Artinya, satu desa ini sudah dikelola sendiri sampahnya,” ujar Gubernur. Menurutnya, keberhasilan ini dapat dijadikan role model bagi ribuan desa lain di Jateng.

Ia menyebutkan, jika seluruh desa di Jawa Tengah—sekitar 8.563 desa—mampu mengembangkan TPST seperti di Penggarit, maka permasalahan sampah dapat selesai di tingkat desa tanpa harus menunggu penanganan skala kabupaten.

“Pengelolaan ini akan kita jadikan role model, nanti akan kita diskusikan dengan dinas. Kalau desa saja sudah melaksanakan ini, selesai itu masalah sampah,” tambahnya.

Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, menjelaskan bahwa TPST tersebut dibangun menggunakan dana APBDes senilai Rp400 juta, meliputi mesin dan shelter. Dalam sehari, TPST dapat mengolah sampah dari tiga dump truck.

“Sampah yang masuk ke sini sudah tidak punya nilai ekonomi, lalu diproses. Dari sisa pakan ternak dan kotoran kandang ayam, kami olah menjadi biokarbon,” jelasnya. Biokarbon tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan bahan penyaring air.

Selain meninjau TPST, Gubernur juga mengapresiasi praktik Koperasi Desa Merah Putih yang telah berjalan serta melihat langsung potensi wisata dan pertanian desa.

Dengan pendekatan terintegrasi seperti ini, Desa Penggarit dinilai mampu menjadi contoh nyata pembangunan desa berkelanjutan dan mandiri di bidang lingkungan, ekonomi, dan sosial.


Pilihan Untukmu