Semarang||jateng.bratapos.com - Kegiatan SOBODARGO yang akan berlangsung pada 27-29 Desember 2024 mendapat perhatian serius dari Walikota Semarang, Hevearita Gunarti Rahayu, yang akrab disapa Mbak Ita. Dalam wawancaranya, Mbak Ita menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
"Insyaallah saya akan hadir ke Dargo, sekaligus melihat progres perkembangan pedagang karya mandiri (Barito). Saya berharap acara ini ramai pengunjung dan masyarakat bisa menikmati berbagai pagelaran yang ditampilkan," ujar Mbak Ita.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh acara ini dan mempertimbangkan menjadikannya kegiatan tahunan.
Persiapan Sudah 80 Persen
Ketua Pokdarwis Wotprau, Dedy Mawantoko, melaporkan bahwa persiapan acara telah mencapai 80 persen, dengan beberapa fasilitas tambahan menunggu bantuan dari Pemerintah Kota Semarang.
"Kegiatan ini adalah langkah awal untuk memajukan lingkungan, kelurahan, dan kecamatan. Potensi ini besar untuk mendukung UMKM di Semarang Timur," kata Dedy.
Dedy optimistis SOBODARGO dapat menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.
Peran Pasar Dargo
Kepala Pasar Dargo, Hermawan Susmono, mendapat apresiasi dari pedagang atas dedikasinya dalam mengelola pasar dan memperhatikan kebutuhan para pedagang. Salah satu pedagang mengungkapkan harapannya agar semua kepala pasar mencontoh Hermawan dalam menciptakan pasar yang ramai dan memberikan keuntungan bagi para pedagang.
"Kami akan memfasilitasi kegiatan ini agar berjalan sukses. Semoga ini menjadi acara besar yang bermanfaat bagi semua," ujar Susmono.
Langkah Kolaboratif
Dinas Perdagangan Kota Semarang juga berencana mengadakan pertemuan dengan Pokdarwis Wotprau untuk membahas persiapan lebih lanjut. Sinergi antara dinas terkait, kepala pasar, dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan SOBODARGO sebagai acara yang meriah dan berdampak positif.
Harapan Masa Depan
Kegiatan SOBODARGO diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga sebagai platform untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan memperkuat perekonomian lokal. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, pedagang, dan komunitas, menjadi kunci keberhasilan acara ini.