Bantul Spektakuler 2024: Kontes Kambing Peranakan Etawa Kaligesing Unjuk Gigi Kontes Kambing Peranakan Etawa Kaligesing Unjuk Gigi
Bratapos / Daerah

Bantul Spektakuler 2024: Kontes Kambing Peranakan Etawa Kaligesing Unjuk Gigi

Terbit : 02-Dec-2024, 14:59 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 195 Kali

Bantul||jateng.bratapos.com – Kambing Peranakan Etawa (PE) Kaligesing kembali menjadi sorotan dalam Bantul Spektakuler 2024, ajang kontes ternak yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul di Pasar Seni Gabusan, Minggu (1/12/2024). Sebanyak 260 kambing PE Kaligesing dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur memamerkan keunggulan mereka dalam lima kategori penilaian, baik jantan maupun betina.

Kambing PE Kaligesing dikenal karena postur tinggi, besar, dan tegap, serta sering diikutkan dalam kontes ternak. Pada acara ini, kambing-kambing tersebut dinilai berdasarkan 11 indikator, yakni kepala, tanduk, telinga, leher, bulu, postur, kaki, ekor, pola warna, rewos, testis, dan ambing. Juri terdiri dari anggota Perkanas (Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing) dari Pacitan, Wonosobo, Purworejo, Sleman, dan Kulon Progo.

Ketua Peternak Kambing Dlingo (PKD), Imam Mukhlis (49), mengungkapkan keseriusan peternak dalam mempersiapkan kambing untuk kontes ini. “Kambing-kambing ini dirawat dengan baik, dimandikan minimal dua minggu sekali dengan sampo manusia, dan diberi pakan bergizi seperti susu, kulit kedelai, serta kacang hijau,” ujarnya.

Hal serupa dilakukan Agus (45), peternak asal Kebumen yang membawa tujuh kambing andalannya. Ia tampak sibuk menata bulu kambingnya dengan pengering rambut. Salah satu kambing miliknya, Bondet, yang memiliki berat sekitar 150 kg dan surai lebat, menjadi peserta di kategori utama. “Selain unjuk kemampuan, kontes ini jadi momen untuk bertukar informasi dengan sesama peternak,” kata Agus.

Nama lain yang menarik perhatian adalah Gibran, kambing langganan juara dalam berbagai kontes. Bersama kambing lainnya, Gibran tengah dipersiapkan untuk tampil di arena, di kandang kayu yang didesain khusus.

Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, menyatakan bahwa Bantul Spektakuler bertujuan mengembalikan kejayaan ternak kambing di Bantul sekaligus menarik minat generasi muda untuk menekuni dunia peternakan. “Bantul pernah berjaya dalam peternakan kambing pada 1995, tetapi sekarang menurun. Harapan kami, Bantul bisa kembali berjaya dan bahkan mencapai swasembada kambing. Kambing PE Kaligesing juga memiliki nilai ekonomi tinggi, dengan harga yang bisa mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya.

Ajang ini tak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang bagi peternak untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas ternak mereka, menjadikan Bantul sebagai pusat unggulan ternak kambing di masa depan.


Pilihan Untukmu