Grobogan || Jateng.Bratapos.com - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Grobogan Wilayah Tengah mengadakan konsolidasi organisasi di Aula Kantor Bakesbangpol Grobogan pada Rabu (28/5/2025). Kegiatan ini diikuti 30 anggota dari enam kecamatan, yaitu Purwodadi, Toroh, Geyer, Grobogan, Brati, dan Penawangan. Tujuan utama pertemuan adalah untuk memberikan pembekalan, memperkuat motivasi anggota, serta menyamakan persepsi terkait tugas pokok dan fungsi FKDM sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2018.
Koordinator FKDM Wilayah Tengah, Joko Widodo, menjelaskan pentingnya pelaporan yang tepat dalam menghadapi potensi konflik di masing-masing wilayah. “Dalam pertemuan ini kami tekankan untuk bisa membuat pelaporan kewaspadaan dini dengan benar sesuai potensi konflik yang ada di kecamatan masing-masing. Karena sebagian besar peserta adalah wajah baru, perlu penegasan kembali mengenai tugas mereka,” ujar Joko kepada media.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Grobogan, Nurnawanta, menegaskan pentingnya kepekaan dan koordinasi anggota FKDM dalam mendeteksi potensi gangguan sosial seperti radikalisme, narkoba, premanisme, isu SARA, hingga perdagangan orang.
“Anggota FKDM identik dengan intelijen, yakni kegiatan pengumpulan data, klarifikasi, dan pelaporan. Bila ada orang asing mencurigakan, segera laporkan,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta aktif bertanya terkait langkah-langkah yang harus diambil saat menghadapi potensi konflik di lapangan. Ketua FKDM Kecamatan Geyer, Warsito (40), menyampaikan rasa bangganya tergabung dalam FKDM.
“Kami siap menjalankan tugas deteksi dan cegah dini untuk menjaga stabilitas sosial di masyarakat,” ujarnya penuh semangat. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.