Kapolres Kudus Pastikan Kondisi Korban Dugaan Pengeroyokan Oknum Suporter Membaik Kapolres Kudus Pastikan Kondisi Korban Dugaan Pengeroyokan Oknum Suporter Membaik
Bratapos / Daerah

Kapolres Kudus Pastikan Kondisi Korban Dugaan Pengeroyokan Oknum Suporter Membaik

Terbit : 02-Dec-2024, 14:11 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 147 Kali

Kudus||jateng.bratapos.com – Seorang pemuda berinisial IPA (23), warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum suporter sepak bola. Sebelumnya, sempat beredar isu bahwa korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, bersama jajaran Polres Kudus, mengunjungi kediaman korban pada Senin (2/12/2024). IPA sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit akibat luka-luka di bagian bibir, leher, dan kepala. Saat ini korban telah kembali ke rumah, namun akan segera dirujuk kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis lanjutan.

"Kami datang untuk menjenguk saudara Irfan (IPA) karena kemarin ada beberapa isu bahwa korban ini meninggal dunia. Kondisinya sekarang membaik, dan kami akan memastikan kesehatannya dengan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk rontgen untuk memastikan tidak ada luka fatal," ujar AKBP Ronni.

Kapolres menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum suporter sepak bola. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan upaya preventif, termasuk penyekatan terhadap suporter Persijap Jepara yang hendak menyaksikan pertandingan Liga 2 antara Persipa Pati dan Persijap Jepara. Namun, beberapa suporter tetap berhasil melewati penyekatan dan kembali melalui wilayah Kudus, yang kemudian memicu insiden pengeroyokan.

"Kami sudah melakukan imbauan dan penyekatan di beberapa lokasi. Namun, ada laporan bahwa suporter dari Jepara tetap mendapatkan akses ke Pati untuk menyaksikan pertandingan. Saat perjalanan pulang melewati Kudus, terjadi aksi anarkis oleh beberapa oknum hingga menganiaya saudara Irfan," jelasnya.

Polres Kudus telah menerima laporan dari keluarga korban dan berjanji untuk mengusut tuntas kasus ini. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

"Proses penyelidikan sedang berlangsung, dan kami berkomitmen menindak tegas oknum yang terlibat dalam tindakan anarkis ini. Kasus ini menjadi prioritas kami," tegas AKBP Ronni Bonic.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami identitas pelaku pengeroyokan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk menjerat oknum suporter yang terlibat. (Alex)


Pilihan Untukmu