Semarang||Jateng.bratapos.com – Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., memaparkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas wilayah menjelang Pilkada serentak 2024 serta mengatasi isu-isu lain seperti penetapan upah minimum tahun 2025 dan potensi PHK di Jawa Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah yang digelar di Gedung Sasana Widya Praja BPSMD Srondol, Kota Semarang, Jumat (15/11/2024).
Pangdam IV/Diponegoro menyoroti berbagai tantangan yang perlu dihadapi selama Pilkada, salah satunya adalah ancaman bencana alam akibat perubahan iklim, seperti banjir dan aktivitas Gunung Merapi. Untuk mengantisipasi hal ini, Kodam IV/Diponegoro telah menyiapkan skema penanggulangan bencana dengan membentuk pasukan reaksi cepat di beberapa wilayah, termasuk Korem 071/WK, Korem 072/PMK, serta area Semarang hingga Solo Raya.
Selain itu, Pangdam juga menekankan pentingnya mengantisipasi potensi konflik antarpendukung pasangan calon maupun penyebaran informasi provokatif di media sosial yang berpotensi memicu ketegangan. Menurut Pangdam, prinsip menghargai perbedaan adalah kunci utama untuk menciptakan Pilkada yang damai dan terkendali.
“Sinergi antara TNI dan Polri tetap kami jaga demi mensukseskan Pilkada ini. Soliditas ini sangat penting untuk menjaga stabilitas selama proses demokrasi,” ujar Mayjen Deddy.
Pangdam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusifitas wilayah selama Pilkada berlangsung. Hal ini, menurutnya, akan mempermudah proses demokrasi yang aman dan damai.
Terkait isu penetapan upah minimum tahun 2025 dan potensi PHK, Pangdam mengimbau pemerintah daerah untuk memanfaatkan sektor pariwisata sebagai potensi pendorong ekonomi. Ia percaya bahwa pengembangan aksesibilitas ke destinasi wisata bisa menjadi solusi alternatif untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi di Jawa Tengah.
“Alam sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk kita manfaatkan, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik,” jelas Pangdam.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., serta para stakeholder dan anggota Forkopimda Jawa Tengah, yang turut berkomitmen untuk menyukseskan Pilkada 2024 dengan damai dan aman.
(Pendam IV/Diponegoro)