Grobogan||jateng.bratapos.com - Ratusan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin (16/12/2024) pagi, berbondong-bondong mendatangi SD Negeri 01 Kuripan. Mereka berharap menerima sertifikat pendidikan yang telah lama dinanti dari Kementerian Agama Kabupaten Grobogan.
Para peserta PPG, yang sebagian besar merupakan guru agama, telah mengikuti perkuliahan intensif selama beberapa bulan. Mereka kini berharap sertifikat pendidikan mereka dapat segera diterima untuk kelengkapan administrasi pengajaran mereka.
“Saya dan teman-teman diundang ke Purwodadi oleh koordinator PPG, tetapi kami masih belum tahu pasti apakah hari ini sertifikat pendidikan akan dibagikan,” ujar salah satu peserta yang meminta namanya dirahasiakan.
Sebelumnya, peserta PPG dari Grobogan sempat diundang ke Kota Salatiga untuk menerima sertifikat mereka. Namun, acara tersebut terpaksa dibatalkan karena ada masalah administrasi yang menyatakan bahwa beberapa peserta belum menyelesaikan pembayaran.
“Koordinator PPG Grobogan memang sudah mengundang kami ke Salatiga, tetapi ketika kami sampai di sana, sertifikatnya batal dibagikan karena kami dianggap belum melunasi biaya. Padahal, lebih dari 200 peserta sudah membayar Rp 8.500.000 kepada koordinator beberapa bulan lalu,” ungkap seorang peserta.
Hingga saat ini, meski sudah menunggu cukup lama, pembagian sertifikat belum juga terealisasi. Koordinator PPG menjanjikan bahwa distribusi sertifikat akan dilaksanakan pada hari Sabtu mendatang.
Sehubungan dengan besarnya biaya sertifikasi PPG, pihak koordinator yang berinisial A sempat dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk memberikan klarifikasi. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan dari pihak koordinator terkait masalah tersebut.