Mengintip Latihan Kerja Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jateng di Polres Jepara Latihan Kerja (Latja) di Polres Jepara
Bratapos / Daerah

Mengintip Latihan Kerja Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jateng di Polres Jepara

Terbit : 18-Nov-2024, 13:57 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 229 Kali

Jepara||jateng.bratapos.com - Sebanyak 25 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri gelombang II tahun 2024 dari SPN Polda Jawa Tengah telah memulai Latihan Kerja (Latja) di Polres Jepara sejak Senin lalu. Latihan yang berlangsung selama satu bulan ini bertujuan mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari di lembaga pendidikan.

Aktivitas harian siswa dimulai pukul 04.00 WIB dengan salat subuh berjemaah di musala Polsek Jepara Kota. Bagi siswa non-Muslim, disediakan tempat ibadah khusus. Setelah itu, mereka melaksanakan olahraga pagi, apel, dan kegiatan Police Hazard (PH) di jalan raya.

Selesai PH Pagi, siswa sarapan bersama instruktur sebelum mengikuti apel pagi. Kegiatan ini digunakan untuk pembiasaan, penyampaian informasi, dan evaluasi kondisi keamanan terkini. Setelah apel, mereka melaksanakan pelatihan teknis sesuai satuan kerja, seperti Satintelkam, Satreskrim, Satlantas, Satsamapta, dan Satbinmas.

Selama pelatihan, siswa tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik lapangan. Contohnya, pada materi lalu lintas, mereka turun langsung ke jalan untuk mengatur lalu lintas dan patroli di bawah bimbingan mentor. Kegiatan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, diikuti istirahat, ibadah, dan olahraga sore.

Di malam hari, setelah ibadah dan makan malam, siswa mengikuti belajar mandiri sebelum apel malam pukul 21.00 WIB. Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kabag SDM Kompol Karman menjelaskan, meskipun berada di luar lembaga pendidikan, kedisiplinan dan jadwal ketat tetap diberlakukan.

"Jadwal kegiatan setiap hari sudah kita susun sedemikian rupa, tak jauh berbeda dengan di Lembaga Pendidikan. Mulai dari bangun pagi, olahraga rutin pagi dan sore, kemudian latihan fungsi dan ditutup dengan apel malam sebelum istirahat," ujar Kompol Karman saat ditemui di Mapolres Jepara, Senin (18/11/2024).

Sebanyak 58 personel Polres Jepara dilibatkan sebagai mentor, pendamping, dan instruktur.

"Targetnya selepas Latja, para siswa memiliki keterampilan lebih di bidang ilmu Kepolisian dan siap kerja serta bisa mengaplikasikan dalam tugas sehari-hari dimanapun bertugas nanti," imbuhnya.

Latja berlangsung dari 11 November hingga 11 Desember 2024, dengan berbagai pembekalan ilmu kepolisian yang dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja nyata.


Pilihan Untukmu