Nia, Yatim 13 Tahun Berjuang Jualan Es Demi Bayar Sekolah Foto :Nia berjalan kaki keliling kampung menjual es.
Bratapos / Daerah

Nia, Yatim 13 Tahun Berjuang Jualan Es Demi Bayar Sekolah

Terbit : 05-Jan-2025, 21:13 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 158 Kali

Jakarta || bratapos.com - Nia (13), seorang gadis yatim, menjalani hidup penuh perjuangan demi dapat melanjutkan sekolah. Sejak ayahnya meninggal delapan tahun lalu karena penyakit, ia tinggal bersama ibu dan adiknya, Ardiansyah, yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Ibu Nia bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tak menentu sekitar 20 ribu per hari, sementara adiknya sesekali membantu Nia berjualan keliling.

Setiap hari sepulang sekolah, Nia berjalan kaki keliling kampung menjual es yang ia beli dari warung dengan harga murah, dan dijual kembali seharga seribu rupiah per bungkus. Namun, penghasilannya sangat terbatas. “Biasanya cuma 3-5 bungkus yang terjual dalam sehari,” ujarnya. Uang hasil jualan itu ia tabung untuk membayar tunggakan atribut sekolah, dan kadang disisihkan untuk membeli beras bagi keluarganya.

Meski demikian, mereka sering harus makan nasi dengan lauk garam, demi memastikan Nia bisa tetap bersekolah. “Saya sedih melihat anak-anak lain makan enak, sementara anak saya hanya bisa makan begitu,” ungkap sang ibu, yang juga merasa berat melihat anaknya sering diejek teman-temannya. Bahkan, dagangannya kadang dirusak, membuatnya semakin sulit untuk melanjutkan jualan.

Nia berharap ada bantuan yang bisa meringankan beban keluarganya, terutama untuk menutupi tunggakan biaya seragam dan kontrakan yang sudah dua bulan belum terbayar. Meski menghadapi banyak cobaan, semangatnya untuk bersekolah dan membantu ibu tetap tak surut.


Pilihan Untukmu