Grobogan || Jateng.Bratapos.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi dan Polres Grobogan menjajaki kerja sama dalam program agroforestry sebagai upaya pelestarian hutan sekaligus peningkatan nilai ekonomi kawasan. Kolaborasi ini ditandai dengan kunjungan Kapolres Grobogan ke Petak 65 C-1 Resort Pemangkuan Hutan Sinawah, BKPH Jatipohon, Senin (18/5). Rencana kerja sama ini akan memanfaatkan lahan seluas 6,6 hektare bekas tebangan jati untuk ditanami alpukat dan kelengkeng.
Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai program ini merupakan langkah positif dalam membangun kehutanan berkelanjutan. “Pendekatan agroforestry ini sejalan dengan prinsip kehutanan modern yang menggabungkan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi,” ujar Untoro.
Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, turut menyampaikan komitmennya untuk mendukung program ini, terutama dalam aspek keamanan dan pemberdayaan masyarakat sekitar. “Kami melihat potensi besar dari program agroforestry ini dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Polres Grobogan siap bersinergi demi keberhasilan program ini,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir jajaran Perhutani dan kepolisian, termasuk Wakil Administratur KPH Purwodadi dan Kepala Satuan Intelijen Polres Grobogan. Acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi dan diskusi teknis awal yang membahas pola tanam, pelibatan masyarakat, serta mekanisme pengamanan di lapangan.
Diharapkan, kerja sama ini tidak hanya menjadi model kolaborasi antara sektor kehutanan dan kepolisian, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah Kabupaten Grobogan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian hutan dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.