Perhutani Gandeng Investor Jepang untuk Tingkatkan Pendapatan Foto : KPH Semarang jalin kerja sama bersama PT. Rimba Partikel Indonesia (RPI).
Bratapos / Daerah

Perhutani Gandeng Investor Jepang untuk Tingkatkan Pendapatan

Terbit : 28-May-2025, 12:28 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 249 Kali

Semarang || Jateng.Bratapos.com - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang terus mendorong inovasi dalam pengelolaan hutan produktif dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT. Rimba Partikel Indonesia (RPI), anak perusahaan dari Sumitomo Forestry Co. Ltd asal Jepang. Pada 27 Mei 2025, delegasi dari perusahaan Jepang itu melakukan kunjungan lapangan ke petak 64 B1 dan petak 61 di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Watugajah, BKPH Jembolo Selatan, sebagai langkah tindak lanjut rencana kerja sama penanaman Glerecede dan Jabon di lahan seluas ±70 hektar.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen Perhutani KPH Semarang yang dipimpin langsung oleh Plt. Administratur Muhadi, serta perwakilan dari Sumitomo Forestry Co. Ltd yaitu Mr. Yokoyama, Mr. Nakanishi, dan Mr. Kawasaki. Turut hadir pula perwakilan dari PT. RPI, Ulil Abror. Dalam tinjauannya, Mr. Yokoyama menyatakan bahwa lahan yang ditinjau sangat memenuhi syarat teknis untuk budidaya kedua jenis tanaman tersebut. "Kami menilai lokasi ini sangat potensial dan cocok untuk mendukung kebutuhan bahan baku Partikel Board, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor," ujar Yokoyama.

Muhadi menyambut baik rencana kerja sama ini dan mengapresiasi PT. RPI karena tetap memberikan ruang kepada masyarakat lokal, khususnya para pesanggem, untuk melakukan sistem tumpangsari. “Kami berterima kasih atas peluang kerja sama ini, apalagi masih memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkebun dengan sistem cluster. Ini bisa menjadi model kolaborasi yang sukses antara perusahaan, stakeholder, dan masyarakat,” ungkap Muhadi.

Dari kerja sama ini, Perhutani akan menerima bagi hasil dalam bentuk Fixed Sharing dan Variable Sharing berdasarkan luas lahan serta hasil panen yang dikurangi PNBP dan PBB. Skema tersebut diharapkan mampu mendongkrak pendapatan perusahaan dan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Perhutani dalam memaksimalkan aset hutan sekaligus mendorong kemitraan berkelanjutan dengan sektor swasta.


Pilihan Untukmu