Temanggung||jateng.bratapos.com - Stasiun Klimatologi Jawa Tengah mengungkapkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) dan analisis curah hujan Dasarian ke-III Desember 2024 serta prakiraan cuaca untuk Dasarian I Januari 2025. Berikut adalah ringkasan hasil analisis yang disampaikan:
1. Monitoring HTH Dasarian III Desember 2024
Sebagian besar wilayah Jawa Tengah tercatat mengalami hujan. Beberapa daerah di bagian selatan, seperti Brangsong, Kaliwungu (Kendal), dan Jiken (Blora), mengalami periode tanpa hujan berturut-turut antara 6 hingga 20 hari.
2. Analisis Curah Hujan Dasarian III Desember 2024
Beberapa daerah di Jawa Tengah menunjukkan curah hujan sangat tinggi, seperti di sekitar Watukumpul, Pemalang, Mundong di Purbalingga, Pegunungan Dieng, Keling Jepara, Dukuhseti Pati, serta beberapa titik di Tegal, Boyolali, Magelang, Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.
3. Prakiraan Probabilistik Curah Hujan Dasarian I Januari 2025
Data yang diperbarui pada 30 Desember 2024 menunjukkan peluang curah hujan rendah (≤50 mm/dasarian) lebih dari 60% terjadi di sebagian wilayah Rembang. Sebagian besar wilayah Jawa Tengah diperkirakan menerima curah hujan menengah (51-150 mm/dasarian), dengan wilayah tengah Jawa Tengah diperkirakan mengalami curah hujan tinggi (151-300 mm).
4. Prakiraan Deterministik Curah Hujan Dasarian I Januari 2025 hingga Dasarian I Februari 2025
Untuk Dasarian I Januari 2025, sebagian besar wilayah Jawa Tengah diperkirakan mengalami curah hujan menengah hingga tinggi (151-300 mm). Sementara itu, sebagian wilayah Rembang diperkirakan mengalami curah hujan rendah (21-50 mm). Prakiraan untuk Dasarian II Januari 2025 menunjukkan pola yang serupa, dengan sebagian wilayah Rembang, Blora, dan Grobogan diperkirakan memiliki curah hujan rendah.
Dengan prakiraan ini, masyarakat di Jawa Tengah diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi curah hujan yang tinggi di beberapa daerah.