Demak||jateng.bratapos.com - Banjir rob kembali menggenangi wilayah Pantura Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Selasa (12/11/2024) pagi. Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 09.00 WIB, genangan air terjadi di lajur arah Semarang-Demak, tepatnya di depan PT HIT. Sementara itu, untuk lajur arah Demak-Semarang, genangan air sudah surut, meski arus lalu lintas masih tersendat di kedua arah.
Warga setempat, Ahmad (43), mengatakan bahwa banjir rob di Pantura Sayung sering terjadi saat air laut pasang. Namun, dalam tiga hari terakhir, genangan air terbilang cukup besar, dengan ketinggian mencapai 50 cm pada dini hari. "Parah robnya, tiga hari ini paling parah. Jam enam tadi genangan air sudah setinggi lutut, bahkan tadi jam 3 air mencapai 50 cm di sisi kiri jalan dekat bahu," ujar Ahmad, ditemui di lokasi.
Banjir rob ini mengganggu aktivitas warga dan para pengguna jalan.
"Kondisinya seperti ini, kemana-mana susah," kata Ahmad menambahkan.
Sementara itu, Maman (65), warga Desa Bates, Kecamatan Sayung, juga mengungkapkan bahwa banjir rob yang melanda Pantura Demak sudah terjadi beruntun selama seminggu terakhir, dengan tiga hari terakhir menjadi yang paling parah.
"Hampir seminggu, ini tiga hari yang besar. Tadi pagi, genangannya sampai selutut," kata Maman, yang akrab disapa Mbah Man.
Mbah Man menjelaskan bahwa banjir rob di Pantura Demak biasanya terjadi mulai pukul 24.00 WIB ketika air laut pasang, dan puncaknya terjadi pada pukul 03.00 WIB. Genangan di lajur Demak-Semarang umumnya surut sekitar pukul 06.00 WIB, sementara di lajur Semarang-Demak baru surut total pada pukul 14.00 WIB. "Kemarin itu sekitar jam dua atau tiga sudah kering, tapi hari ini lebih besar, robnya," ujarnya.
Warga setempat kini berharap agar masalah banjir rob ini segera ditangani agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar.
"Ini sudah terjadi sejak dulu, harapannya segera ada solusi, supaya tidak terus-menerus seperti ini," harap Mbah Man.