UMKM Rembang Siap Tembus Pasar Afrika Foto : FORKOM BUMDESA dan Rembang Africa Bussiness Council Selenggarakan Kegiatan International Entrepreneur Expost Access Market to Africa.
Bratapos / Daerah

UMKM Rembang Siap Tembus Pasar Afrika

Terbit : 26-May-2025, 09:42 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 113 Kali

Rembang || Jateng.Bratapos.com - Rembang mencatat tonggak baru dalam sejarah pemberdayaan UMKM dengan digelarnya forum bertajuk “International Entrepreneur Export: Access Market to Africa” di Hotel Gajah Mada. Acara ini menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk menjajaki peluang ekspor ke Benua Afrika, dengan dukungan dari Forum Komunikasi BUMDesa Rembang (FORKOM BUMDESA) dan Rembang Africa Business Council (RABC). 

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari dalam dan luar negeri, termasuk Konsul Jenderal Kenya dan perwakilan dinas terkait.

Zainul Muttaqin, Ketua FORKOM BUMDESA Rembang, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni. “Kita harus melihat ini sebagai awal masuknya UMKM Rembang ke pasar internasional secara berkelanjutan. Tidak boleh selesai di panggung ini saja,” ujarnya tegas.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Rembang, M. Mahfudz, mengapresiasi langkah ini dan berharap kualitas produk UMKM terus ditingkatkan agar mampu bersaing di pasar global. 

“Pelaku usaha harus manfaatkan peluang ini dan jaga kualitas agar dipercaya pasar internasional,” katanya.

Perwakilan diplomatik Kenya, Mr. Makthar Ndiaye, menekankan potensi besar pasar Afrika yang menanti produk unggulan Indonesia. Ia memberi contoh pengusaha Afrika yang bisa mengamankan kontrak 25 kontainer hanya dalam lima hari pameran. “Tinggal siapkan mental ekspor. Pasar ada, tinggal keberanian dan kesiapan produk,” ucapnya menyemangati peserta forum.

Fanty Margaretha, pendiri RABC, menyampaikan bahwa ekspor bukan hanya soal produk, tapi juga soal kepercayaan. “Kami siap bantu UMKM Rembang masuk pasar Afrika, tapi trust harus dibangun. Kolaborasi dan gotong royong adalah kunci sukses,” ujarnya.

Forum juga diisi dengan diskusi teknis, termasuk pertanyaan dari pelaku usaha sawit mengenai skema pembayaran dan standar sertifikasi ekspor. Mr. Makthar menyarankan sistem Free on Board (FOB) dan menghindari bank yang tidak kredibel demi keamanan transaksi.

Forum ini menjadi tonggak awal bagi UMKM Rembang untuk go internasional. Dengan kolaborasi lintas sektor dan semangat para pelaku usaha, bukan tidak mungkin Rembang kelak menjadi pusat ekspor UMKM yang diperhitungkan di pasar global, khususnya Afrika.


Pilihan Untukmu