Warga Sukolilo Apresiasi Speling Gratis di Desa Foto : Gubernur Jateng Ahmad Luthfi program speling di Kantor Desa Kedungwinong dan berikan bantuan kepada warga.
Bratapos / Daerah

Warga Sukolilo Apresiasi Speling Gratis di Desa

Terbit : 28-May-2025, 20:24 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 226 Kali

Pati || Jateng.Bratapos.com – Warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen yang membawa program Spesialis Keliling (Speling) ke desa mereka. Program ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter spesialis secara langsung di desa-desa, dan dinilai sangat membantu masyarakat, terutama yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Saya ikut pemeriksaan kesehatan, periksa jantung. Program ini sangat bagus karena kalau periksa jantung otomatis bayarnya mahal, ini gratis,” ujar Wijayanti, warga Dukuh Krajan, Desa Kedungwinong. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui kondisi jantungnya kurang sehat, namun bersyukur mendapat penanganan dini dan arahan langsung dari dokter.

“Tadi dikasih tahu sama dokternya suruh minum godhogan kacang hijau, juga disuruh banyak jalan setiap pagi biar jantungnya sehat,” imbuhnya.

Program Speling yang berlangsung di Kantor Desa Kedungwinong pada Selasa, 27 Mei 2025, tidak hanya memberi manfaat medis, tapi juga memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Warga sempat berdialog langsung dengan Gubernur dan Wakil Gubernur, yang turut menyerahkan bantuan.

“Terima kasih kepada Pak Luthfi dan Gus Yasin yang sudah memberikan bantuan kepada saya dan seluruh warga. Harapannya program Speling lebih bagus lagi,” kata Wijayanti.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa Speling merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo untuk memastikan layanan kesehatan gratis dapat menjangkau hingga ke tingkat desa. “Prinsipnya, menyehatkan masyarakat dengan kita gratiskan di titik bawah yaitu di desa-desa,” ungkapnya. 

Ia juga menambahkan bahwa Jawa Tengah saat ini menjadi provinsi dengan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis terbesar di Indonesia, mencakup hampir 57 desa dan melibatkan sekitar 2,8 juta penduduk desa.

Program Speling turut diapresiasi oleh warga lanjut usia seperti Sarmi, yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksa kondisi mata dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. “Nggih (ikut periksa) mata, badan dan kaki diperiksa. Sampun umur, sehari-hari ting tegalan,” ucapnya.

Kehadiran program ini memberikan harapan baru bagi masyarakat desa untuk bisa mengakses layanan kesehatan berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.


Pilihan Untukmu