Jakarta || jateng.bratapos.com - BNPB melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan dengan menabur 2 ton garam (NaCl) ke awan, sebagai langkah untuk mencegah bencana hidrometeorologi. Operasi ini bertujuan untuk mempercepat hujan sebelum mencapai daratan yang rawan banjir dan tanah longsor.
Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa OMC ini penting untuk menanggulangi dampak bencana cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor di kedua wilayah. Modifikasi cuaca dilakukan dengan penyemaian awan menggunakan garam, yang dilakukan oleh BPBD dan TNI Angkatan Udara.
Penerbangan penyemaian dilakukan pada 29 Januari 2025, dengan pesawat Cessna Caravan di wilayah Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan. Di Jawa Tengah, analisis cuaca menunjukkan peningkatan risiko hujan lebat, sementara Kalimantan Selatan juga terancam cuaca ekstrem seperti angin kencang dan banjir.
Sebelumnya, BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, yang dipengaruhi fenomena atmosfer global. BNPB mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengikuti protokol darurat terkait bencana hidrometeorologi.