Bratapos.com || Rembang – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Sulang resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2028 dalam sebuah rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Kecamatan Sulang, Minggu (12/04/2026).
Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi titik awal penguatan gerakan Ansor di tingkat kecamatan. Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting Cabang (Musrancab) I serta Musyawarah Kerja Ranting Cabang (Muskerancab) I sebagai forum strategis dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja ke depan.
Menariknya, rangkaian acara juga diisi dengan konvoi motor para kader dari Kecamatan Sulang menuju Pondok Pesantren Alhamdulillah Kemadu. Konvoi tersebut mengusung tema safety riding sebagai bentuk kampanye keselamatan berkendara sekaligus menunjukkan kedisiplinan kader di ruang publik.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 kader Ansor yang terdiri dari jajaran pengurus dan anggota PAC. Selain itu, sekitar 40 tamu undangan turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Rembang M. Hanies Chollil Barro’, anggota DPRD Dapil 6, unsur Forkopimcam Sulang yang meliputi camat, kapolsek, dan danramil, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Hanies menyampaikan apresiasi atas soliditas kader Ansor Sulang. Ia menegaskan bahwa Ansor memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya di tingkat akar rumput.
“Ansor harus mampu hadir dengan program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari pendampingan UMKM, penguatan sektor pertanian, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Sulang terpilih, Abdul Fattah Wahab, menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi lebih aktif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program kerja dapat berjalan optimal.
“Kami ingin Ansor Sulang benar-benar menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Kami siap bersinergi dengan pemerintah, petani, pelaku UMKM, hingga kalangan pesantren untuk mendorong kemajuan bersama,” ujarnya.
Fattah juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai keaswajaan. Menurutnya, kader Ansor harus mampu menjaga keseimbangan antara intelektualitas, spiritualitas, dan sosial kemasyarakatan.
“Semangat khidmat kepada kiai dan ulama harus terus menjadi ruh gerakan. Di saat yang sama, kader juga harus terus meng-upgrade kemampuan agar mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.
Melalui rangkaian pelantikan, musyawarah, hingga kegiatan konvoi tersebut, PAC GP Ansor Sulang diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta pengabdian kepada masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.