KUDUS || jateng.bratapos.com - “ Hujan deras yang mengguyur Kota Kudus sejak Rabu hingga Kamis, 22-23 Januari 2025, menyebabkan Sungai Wulan meluap dan merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Jati dan Kaliwungu. Banjir yang menggenangi enam desa ini berdampak pada 3.556 jiwa, dengan lebih dari 140 hektare sawah dan 185 rumah terendam.
Di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, akses jalan menuju Dukuh Karangturi terputus total akibat banjir setinggi 1 meter. Warga terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas, sementara dua sekolah dasar di daerah tersebut juga diliburkan. Kepala Desa Setrokalangan, Didik Handoyo, berharap normalisasi Sungai Wulan segera rampung, agar banjir tidak terus berulang.
BPBD Kabupaten Kudus melaporkan, lima desa di Kecamatan Kaliwungu dan satu desa di Kecamatan Jati terdampak banjir. Total ada 1.091 KK yang terkena dampak, dengan sembilan orang mengungsi di Posko Pasuruan Lor. Banjir ini juga menyebabkan kerugian besar di sektor pertanian.
Camat Jati, Fiza Akbar, menjelaskan bahwa daerahnya memang rawan banjir, terutama saat debit Sungai Wulan meningkat. Sementara itu, di Kecamatan Kaliwungu, genangan air juga terjadi akibat limpasan air spillway Goleng, yang membuat beberapa jalan desa tidak bisa dilalui kendaraan.
Untuk mengurangi dampak banjir, pemerintah setempat telah menyiapkan bantuan perahu dan terus memantau kondisi tanggul Sungai Wulan guna mencegah banjir lebih parah. Situasi di lapangan terus diperbaharui oleh pihak kecamatan dan BPBD.