Bentrokan GRIB Vs Pemuda Pancasila di Blora, Korban Luka dan Kerusakan Mobil Foto : Bentrokan antara organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2024) sore.
Bratapos / Daerah

Bentrokan GRIB Vs Pemuda Pancasila di Blora, Korban Luka dan Kerusakan Mobil

Terbit : 16-Jan-2025, 16:04 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 241 Kali

Blora || jateng.bratapos.com – Bentrokan berdarah antara dua organisasi masyarakat (ormas), Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa (14/1/2024) sore. Insiden ini mengakibatkan sejumlah korban luka-luka dan kerusakan kendaraan.

Bentrok di Perempatan Karangjati

Lokasi pertama bentrokan berada di depan markas Pemuda Pancasila di perempatan Karangjati, Jalan Raya Blora–Rembang. Pertikaian bermula dari cekcok antara anggota GRIB Jaya dan Pemuda Pancasila yang jumlahnya lebih sedikit. Akibatnya, tujuh hingga delapan anggota Pemuda Pancasila terluka dan kendaraan mereka mengalami kerusakan parah.

Bentrok di Kunduran

Bentrok serupa terjadi di Jalan Raya Ngawen–Kunduran, tepatnya di Desa Klokah, Kecamatan Kunduran. Berdasarkan rekaman video amatir, anggota GRIB Jaya diserang, menyebabkan empat orang terluka, beberapa di antaranya berlumuran darah.

GRIB Laporkan Ketua Pemuda Pancasila Blora

Sebelum bentrokan, ratusan anggota GRIB Jaya dari berbagai wilayah Jawa Tengah berkumpul di Alun-alun Blora dan menuju Polres Blora untuk melaporkan Ketua Pemuda Pancasila Blora, Munaji, alias Mbah Mun.

Munaji sebelumnya secara tegas menolak keberadaan GRIB Jaya di Blora, menganggap ormas tersebut ilegal dan meresahkan masyarakat. “Kalau ingin menjadi organisasi di Blora, harus memiliki legalitas. Jangan jadi preman atau bangsat. Ini Blora, bukan Timor Timur,” ujar Mbah Mun. Ia juga mengancam akan menghadapi GRIB Jaya jika tetap beroperasi di wilayahnya.

Situasi tersebut memperlihatkan eskalasi konflik antar-ormas di Blora, dengan potensi dampak sosial yang serius. Aparat keamanan diharapkan dapat segera mengendalikan situasi untuk mencegah bentrokan lanjutan.


Pilihan Untukmu