Temanggung || jateng.bratapos.com – Sebanyak 36 biksu yang tengah menjalani perjalanan spiritual Thudong dari Thailand menuju Candi Borobudur untuk merayakan Hari Raya Waisak, melintasi Kabupaten Temanggung pada Jumat (9/5/2025). Namun di tengah perjalanan, rombongan mengalami kelelahan akibat jarak tempuh yang jauh dan cuaca panas, sehingga harus diangkut menggunakan kendaraan milik Polres Temanggung menuju Kota Magelang.
Penyelenggara Buddha Kemenag Temanggung, Siswanto, mengungkapkan bahwa rombongan semula dijadwalkan beristirahat di Polsek Pringsurat. “Di Polsek Pringsurat, umat Buddha dari Temanggung, Magelang, dan Semarang sudah menyiapkan jamuan. Tapi karena kelelahan, rombongan langsung diarahkan ke Magelang,” jelasnya.
Meski tak jadi singgah, kehadiran para biksu tetap disambut antusias oleh warga Temanggung. Masyarakat terlihat berjajar di pinggir jalan, memberikan penghormatan dan berdharma kepada para biksu. Banyak warga juga memanfaatkan momen langka ini untuk mengabadikan perjalanan spiritual para biksu dengan ponsel mereka.
Perjalanan para biksu Thudong ke Candi Borobudur menjadi simbol semangat religius dan ketekunan dalam menjalani laku spiritual. Dukungan warga Temanggung menjadi bukti bahwa semangat toleransi dan penghormatan antarumat beragama masih sangat kuat di tengah masyarakat.