Sumut || jateng.bratapos.com - Setelah dilantik sebagai Gubernur Sumut, Bobby Nasution membawa sejumlah pejabat Pemko Medan ke Pemerintah Provinsi Sumut, sebagai bagian dari upaya mendukung transisi yang lebih baik dalam pemerintahan.
Menurut Bobby, jika kinerja pejabat tersebut baik, tidak ada masalah untuk dipindahkan ke Pemprov. " Jika bagus, kenapa tidak?" ujarnya dalam wawancara setelah menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Medan, Selasa (18/2/2025).
Bobby juga menjelaskan bahwa setiap rotasi atau perpindahan pejabat dari Pemko Medan ke Pemprov Sumut sudah mendapatkan izin dari Wali Kota Medan Terpilih, Rico Waas, sesuai dengan aturan dari Kemendagri.
"Jika saya mengganti pejabat, saya harus mendapat izin dari Wali Kota Terpilih, dan saya sudah mendapat izin tersebut," kata Bobby. Meskipun nama pejabat yang akan diboyong sudah ada, Bobby memilih untuk tidak mengungkapkan jumlah pasti atau tanggal pelantikan mereka.
Menurut informasi yang beredar, ada empat hingga lima pejabat Pemko Medan yang akan dipindahkan, di antaranya adalah Alexander Sinulingga (Kepala Dinas PKPCKTR), Topan Obaja Putra Ginting (Kepala Dinas SDABMBK dan Pj Sekda Kota Medan), Sutan Tolang Lubis (Kepala Bappeda Medan), Sulaiman Harahap (Kepala Inspektorat Medan), dan Adi Putra Parlaungan (Kepala Dinas Pendidikan Asahan). Mereka sudah mengikuti uji kompetensi dan akan dilantik sebelum Bobby dilantik sebagai Gubernur Sumut Terpilih.
Topan Ginting, salah satu pejabat yang diboyong, menyikapi keputusan tersebut dengan santai. Dia mengatakan bahwa meskipun belum ada arahan terkait prosedur pelantikan, dia siap membantu Bobby jika dipilih untuk bergabung dengan Pemprov Sumut.
Topan juga menambahkan bahwa assessment yang dilakukan sebelumnya di Pemko Medan masih berlaku untuk jabatan di Pemprov Sumut, meskipun masih ada tahapan yang harus dilalui.
Saat ini, Topan mengaku belum menerima undangan resmi terkait pelantikan ke Pemprov Sumut, namun dia siap menjalankan tugas jika nantinya mendapat undangan tersebut. " Jika saya menerima undangan, tentunya saya harus melaksanakan itu," tutup Topan.