Bupati Kudus Terpilih Dorong Peningkatan Layanan RSUD Foto : Pada Jumat, 10 Januari 2025, Bupati Kudus Terpilih Sam’ani Intakoris melakukan kunjungan langsung ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
Bratapos / Daerah

Bupati Kudus Terpilih Dorong Peningkatan Layanan RSUD

Terbit : 10-Jan-2025, 15:37 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 185 Kali

KUDUS || jateng.bratapos.com  – Pada Jumat, 10 Januari 2025, Bupati Kudus Terpilih Sam’ani Intakoris melakukan kunjungan langsung ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus untuk meninjau kondisi ruang Inap Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut. Sam’ani yang datang berjalan kaki dari rumahnya di Desa Pasuruhan Lor disambut oleh pihak rumah sakit dan berkeliling melihat kondisi pelayanan, terutama di ruang IGD anak.

Dalam kunjungannya, Sam’ani berbincang dengan para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka yang dirawat di IGD. Dari keterangan mereka, pelayanan rumah sakit dinilai sangat baik. “Pelayanan di rumah sakit ini sudah sangat berpengalaman. Testimoni yang kami terima dari keluarga pasien juga sangat positif,” ungkap Sam’ani.

Salah satu perhatian Sam’ani adalah lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat pergantian musim yang memengaruhi populasi nyamuk. Ia menyatakan bahwa RSUD Kudus tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meskipun ada antrean pasien yang sempat terjadi sebelumnya. Namun, Sam’ani memastikan bahwa saat ini tidak ada penolakan pasien dan antrean sudah dapat diatasi.

Selain itu, Sam’ani mengusulkan agar RSUD menyediakan pendamping bagi pasien, sehingga keluarga pasien yang menunggu tidak kebingungan dan bisa langsung bertanya kepada pendamping yang ada. “Satu pendamping bisa untuk lima pasien, untuk mempermudah komunikasi,” tambahnya.

Ke depan, Sam’ani berencana untuk memperluas fasilitas kesehatan dengan membangun rumah sakit tipe C di dataran tinggi Kudus, serta meningkatkan status beberapa puskesmas yang sudah memberikan pelayanan rawat inap, seperti Puskesmas Gribig dan Puskesmas Jekulo. Menurutnya, setiap kabupaten/kota seharusnya memiliki dua rumah sakit pemerintah untuk memastikan layanan kesehatan merata.

Direktur RSUD Kudus, dr. Abdul Hakam, menyambut baik masukan dari Bupati Terpilih dan akan segera merealisasikan beberapa saran, termasuk terkait pendamping pasien. “Kami akan mencoba untuk uji coba program pendamping pasien di sini dan mengikuti arahan Bupati untuk pengembangan rumah sakit ke depannya,” kata dr. Hakam.

Saat ini, RSUD Kudus menghadapi lonjakan pasien, terutama dengan penyakit DBD. Bed Occupancy Rate (BOR) IGD bahkan sudah mencapai 90 pasien, menandakan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Kabupaten Kudus.


Pilihan Untukmu