Cuaca Ekstrem Berlanjut, Warga Diminta Waspada Foto : Ilustrasi cuaca ekstrem.
Bratapos / Daerah

Cuaca Ekstrem Berlanjut, Warga Diminta Waspada

Terbit : 31-Jan-2025, 14:59 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 204 Kali

Grobogan || jateng.bratapos.com - Cuaca ekstrem yang melanda Jawa Tengah dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan berbagai bencana, termasuk banjir dan tanah longsor. Hingga 27 Januari 2025, tercatat 39 kejadian bencana di provinsi ini, dengan 29 di antaranya adalah banjir dan 7 tanah longsor. Bencana tersebut mengakibatkan 27 korban jiwa, sebagian besar di Kabupaten Pekalongan. Pj Gubernur Jateng mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan bencana, karena curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga Februari 2025.

Pj Gubernur menegaskan bahwa puncak cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada akhir Januari hingga Februari, dengan intensitas hujan yang lebih tinggi. Untuk itu, Pemprov Jateng sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk koordinasi dengan BMKG, BPBD, dan BNPB. Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) juga telah dilakukan beberapa kali, dan jika diperlukan, TMC akan kembali dilaksanakan.

Meski sudah ada persiapan, Pj Gubernur mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan tindakan proaktif dari masyarakat dan pemerintah daerah. Ia menyarankan untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG, mengenali tanda-tanda bencana, dan mempersiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan darurat seperti pakaian, makanan siap saji, dan uang.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengungkapkan bahwa curah hujan yang sangat tinggi diperkirakan terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah, khususnya Pekalongan dan Batang selatan. Masyarakat diminta untuk mewaspadai tanda-tanda potensi bencana, seperti munculnya retakan tanah atau aliran air dari lereng yang dapat mengindikasikan longsor.


Pilihan Untukmu