“Dandim Hadiri Apel Akbar Harlah NU ke-102 di Demak” Foto : Dandim 0716/Demak, Letkol Kav. Maryoto, S.E., M.Si., M.M., Q.I.A., turut hadir dalam apel akbar. Acara yang digelar di alun-alun Demak pada Senin (27/1/2025).
Bratapos / Daerah

“Dandim Hadiri Apel Akbar Harlah NU ke-102 di Demak”

Terbit : 27-Jan-2025, 21:06 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 255 Kali

Demak || jateng.bratapos.com - Dandim 0716/Demak, Letkol Kav. Maryoto, S.E., M.Si., M.M., Q.I.A., turut hadir dalam apel akbar yang digelar untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 tingkat PCNU Kabupaten Demak. Acara yang digelar di alun-alun Demak pada Senin (27/1/2025) ini berlangsung meriah, meskipun cuaca mendung, ribuan warga hadir dengan penuh antusias.

Selain Dandim, sejumlah tokoh besar turut hadir, termasuk Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, Dr. Fahmi Idris, Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, Rois Syuriah PCNU Demak, KH Zainal Arifin Ma'shum, serta Bupati Demak, Eistianah, dan Wakil Bupati Demak, KH Ali Makhsun. Selain itu, tampak pula Wakil Bupati terpilih Gus Badrudin serta jajaran Forkompimda.

Dalam sambutannya, Bupati Demak, Eistianah, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pengurus PCNU Demak dan warga Nahdliyin atas kolaborasi dan sinergitas yang telah terjalin dengan baik. " NU adalah organisasi besar yang didirikan oleh para kyai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, dan saya berterima kasih atas kerjasama yang luar biasa selama ini, " ujar Bupati Eistianah.

Setelah sambutan Bupati, Ketua PCNU Demak, KH Aminudian, memimpin bacaan ikrar kepatuhan organisasi yang diikuti serentak oleh ribuan warga Nahdliyin. Seusai ikrar, peserta apel bersama-sama membacakan sholawat Asigyhil, yang dipimpin oleh Galih Sukma Alfatih, seorang siswa SD Nurul Huda Katonsari Demak.

Dalam orasi kebangsaannya, Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, menegaskan komitmennya terhadap kebangsaan dan menyampaikan bahwa NU selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Ia mengingatkan kembali misi awal pendirian NU, yang tak hanya menjaga agama, tetapi juga mengupayakan terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan maslahat. " Kami akan terus berjuang untuk agama dan kebangsaan, seperti yang selalu kami lakukan, meski dalam cuaca yang tidak mendukung," ujar KH Zulfa, menegaskan peran strategis NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Pilihan Untukmu