Demak || Jateng.bratapos.com - Dilansir dari Suara Buana, sebuah rumah kos yang berlokasi di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, diduga menjadi tempat praktik prostitusi terselubung (BO). Dugaan ini mencuat setelah tim media melakukan wawancara dengan salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi pada Selasa, 13 Mei 2025.
Warga mengungkapkan keresahannya terhadap aktivitas mencurigakan di tempat kos tersebut. Pasalnya, kos-kosan yang diduga milik seorang wanita bernama Kasipah itu menerapkan sistem sewa kamar per jam, dengan tarif berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.
Selain itu, beberapa wanita disebut-sebut menawarkan jasa melalui aplikasi MiChat dengan tarif mulai dari Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per jam.
“Memang benar kos-kosan milik Kasipah itu sering dijadikan tempat prostitusi. Kami sebagai warga sangat khawatir dengan kondisi ini,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat setempat mendesak pihak berwenang untuk segera turun tangan. Mereka menilai keberadaan aktivitas tersebut telah merusak norma sosial dan moral warga sekitar.
“Kami berharap Satpol PP dan kepolisian segera menindaklanjuti keberadaan kos-kosan Kasipah ini sebelum semakin meresahkan,” tambah warga tersebut.