Klaten || jateng.bratapos.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi melantik pengurus periode 2024-2026 pada Sabtu (15/2) di Pendopo Bupati Klaten. Pelantikan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan serah terima jabatan sebagai simbol regenerasi kepemimpinan, diikuti pemukulan gong oleh Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M. yang terpilih sebagai Ketua DPD IMM Jawa Tengah yang baru.
Sebagai bagian dari komitmen membangun organisasi yang lebih inklusif, IMM Jawa Tengah meluncurkan program yang diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Nia memaparkan lima program utama, termasuk kaderisasi inklusif, kampanye ramah semua, inovasi kader, kegiatan sosial keberagaman, dan transformasi organisasi yang bertujuan untuk menciptakan peluang setara bagi seluruh kader, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik.
Dalam acara yang bertajuk "Mengukuhkan Sinergitas IMM Jawa Tengah", berbagai tokoh penting turut hadir memberikan dukungan. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., menegaskan pentingnya inklusivitas dalam Muhammadiyah, dengan memberikan apresiasi terhadap keberhasilan IMM Jawa Tengah dalam menempatkan perempuan di posisi kepemimpinan. Sementara itu, Pimpinan Muhammadiyah Klaten, Drs. H. Suhud Eko Yuwono, M.Hum., merasa bangga Klaten terpilih sebagai lokasi pelantikan dan berharap IMM semakin inovatif dalam mengembangkan program-programnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jaka Purwanto, Asisten Pemerintahan Klaten, mengingatkan IMM untuk terus memperkuat sinergi ilmu dan iman dalam membangun bangsa. Dukungan juga disampaikan oleh Haerudin, S.H., M.H., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Tengah, yang mengimbau IMM Jateng untuk bekerja sama dengan berbagai pihak demi menciptakan perubahan positif. Acara ini ditutup dengan Stadium General yang diisi oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Hatta, yang membahas pentingnya peran IMM dalam isu kebangsaan dan ekonomi.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi IMM Jawa Tengah, dengan harapan pengurus baru dapat membawa organisasi menuju kemajuan dalam bidang sosial, pendidikan, dan keislaman.