Temanggung || jateng.bratapos.com – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Temanggung menggelar sebuah podcast bertajuk “Jagongan” yang disiarkan melalui Temanggung TV pada Selasa (21/01/2025). Acara ini dipandu oleh Rahardian Setiawan, yang menghadirkan diskusi ringan namun penuh dengan edukasi dan inspirasi. Podcast ini menyajikan perspektif baru dengan pembahasan yang menarik dan relevan untuk masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua FK Metra Temanggung, Ambang Pujianto, menyampaikan mengenai peran dan pencapaian organisasi selama sembilan tahun berdiri. Awalnya, FK Metra dibentuk atas inisiatif dinas, meskipun pada awalnya banyak pihak yang belum sepenuhnya memahami tugas dan fungsi organisasi ini. Namun, seiring berjalannya waktu, FK Metra semakin dipercaya sebagai mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi dan pesan pembangunan kepada masyarakat.
Ambang menegaskan, bahwa FK Metra tidak hanya berfokus pada penyampaian program pemerintah, tetapi juga berperan dalam melestarikan dan membina budaya lokal. Media tradisional dijadikan sebagai alat utama untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama yang berada di pedesaan.
“Tujuan utama FK Metra adalah untuk meminimalkan miskomunikasi di masyarakat dengan memanfaatkan media tradisional sebagai sarana sosialisasi yang efektif. Kami juga berfungsi sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi secara kreatif dan mendidik melalui pendekatan budaya lokal,” jelas Ambang.
Lebih lanjut, Puji Prayitno, yang bertanggung jawab di bidang Humas FK Metra, menambahkan bahwa FK Metra tidak hanya berfokus pada seni ketoprak atau teater, tetapi juga berkolaborasi dengan berbagai bentuk seni tradisional lainnya, seperti jaran kepang, kunciran, dan bangilon. Hal ini menunjukkan bahwa FK Metra memiliki fleksibilitas dalam memanfaatkan keragaman seni tradisional untuk mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan.