Harga Komoditas di Pasar Tradisional Temanggung Naik Jelang Nataru Pedagang di Pasar Tradisional Temanggung
Bratapos / Daerah

Harga Komoditas di Pasar Tradisional Temanggung Naik Jelang Nataru

Terbit : 17-Dec-2024, 10:16 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 213 Kali

Temanggung||jateng.bratapos.com – Menjelang liburan sekolah, Natal, dan Tahun Baru, harga sejumlah komoditas di enam pasar tradisional milik Pemkab Temanggung mengalami kenaikan yang signifikan.

Pontjo Marbagyo, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Dinkopdag), menjelaskan bahwa kenaikan harga terjadi pada beberapa bahan pokok, seperti telur ayam, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau.

"Harga komoditas lain masih stabil, tetapi diperkirakan akan ada peningkatan seiring meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun," ujar Pontjo pada Senin (16/12/2024).

Saat ini, harga telur ayam di Pasar Temanggung naik dari Rp 27.000 menjadi Rp 28.333 per kilogram, dengan harga tertinggi di Pasar Candiroto yang mencapai Rp 30.000 per kilogram. Kenaikan ini dilaporkan telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Untuk cabai merah keriting, harga melonjak hingga Rp 35.000 per kilogram di Pasar Parakan dan Pingit, naik Rp 15.000 dari harga sebelumnya Rp 20.000. Di pasar lainnya, harga berada di kisaran Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogram.

Kenaikan signifikan juga terlihat pada cabai rawit merah, yang mencapai Rp 35.000 per kilogram di Pasar Parakan, naik Rp 7.000 dari sebelumnya. Di pasar lainnya, harga cabai rawit merah berkisar antara Rp 28.000 hingga Rp 32.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau mencatat harga tertinggi di Pasar Pingit, yaitu Rp 40.000 per kilogram, meningkat dari Rp 30.000.

Harga daging sapi, baik paha depan maupun belakang, tetap stabil di angka Rp 130.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam karkas berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 37.000 per kilogram, tergantung lokasi pasar.

Komoditas lain, seperti bawang merah dan bawang putih honan, bertahan di angka Rp 40.000 per kilogram, sedangkan bawang putih kating dijual seharga Rp 48.000 per kilogram. Minyak goreng berkisar antara Rp 15.567 hingga Rp 18.000 per liter, dan beras Bulog SPHP berada di angka Rp 12.000 hingga Rp 12.500 per kilogram.

Kenaikan harga ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat tingginya permintaan selama musim liburan. Langkah pengendalian harga dan operasi pasar mungkin diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.


Pilihan Untukmu