Kakek 65 Tahun Minta Bantuan Damkar Ngawi Foto : Proses pelepasan pipa paralon oleh tenaga medis.
Bratapos / Daerah

Kakek 65 Tahun Minta Bantuan Damkar Ngawi

Terbit : 15-May-2025, 10:14 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 126 Kali

Ngawi || jateng.bratapos.com – Kejadian tak biasa terjadi di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi, saat seorang pria lansia datang dalam kondisi kesakitan. Kakek berusia 65 tahun bernama Suroso meminta bantuan petugas Damkar karena alat kelaminnya tersangkut pipa paralon.

Kejadian ini terjadi pada Selasa pagi (13/5). Para petugas dibuat terkejut setelah melihat kondisi kakek tersebut.

“Betul, itu kejadian Selasa pagi. Kakek itu datang merintih kesakitan dan membuat kaget kami semua. Kok bisa burungnya masuk ke lubang paralon yang kecil itu sampai kesakitan,” ujar Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Kabupaten Ngawi, Purwanto, dikutip dari detikJatim, Rabu (14/5/2025).

Menurut pengakuan Suroso, ia sendiri yang memasukkan potongan pipa paralon sepanjang sekitar 3 cm ke kemaluannya dua hari sebelum datang ke kantor Damkar. Setelah mengalami pembengkakan dan kesulitan buang air kecil, ia pun meminta pertolongan.

“Beliau itu memasang paralon di alat kemaluannya itu dua hari sebelum laporan minta bantuan melepaskan. Karena dia merasakan sakit yang luar biasa dan tidak bisa buang air kecil, akhirnya dia berinisiatif datang ke kami,” jelas Purwanto.

Menanggapi kondisi tersebut, petugas Damkar segera membawa Suroso ke Rumah Sakit Widodo guna penanganan medis lebih lanjut. Proses pelepasan pipa pun dilakukan bersama tenaga medis profesional.

“Jadi, dengan melibatkan petugas medis, pelapor kami bawa ke Rumah Sakit Widodo untuk proses lebih lanjut. Pelapor punya inisiatif langsung ke Damkar karena sering melihat Damkar dalam menangani aduan masyarakat,” tambah Purwanto.

Proses pelepasan paralon memakan waktu hampir satu jam, dimulai pukul 04.30 WIB hingga selesai pada 05.30 WIB.


Pilihan Untukmu