Demak || jateng.bratapos.com - Banjir yang melanda Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, akibat curah hujan tinggi dan naiknya air rob, mengharuskan sejumlah keluarga mengungsi ke Gedung Olahraga (GOR) Desa Prampelan pada Senin (3/2/2025). Kapolsek Sayung AKP Suprapto, bersama Bhabinkamtibmas Desa Prampelan dan anggota lainnya, melakukan pengecekan langsung terhadap para pengungsi yang tengah berlindung di GOR tersebut.
Menurut Suprapto, hingga pukul 13.00 WIB, tercatat ada 35 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 109 orang yang mengungsi akibat dampak banjir. Ia menjelaskan bahwa banjir kali ini bukan disebabkan oleh limpasan air sungai, melainkan oleh hujan deras yang disertai dengan naiknya air rob, yang menyebabkan wilayah Sayung terendam.
Kapolsek juga menyatakan bahwa Polsek Sayung telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya untuk membantu penanganan bencana. Selain itu, TNI-Polri bersama BPBD turut berperan aktif dalam proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
"Selain meningkatkan patroli, kami juga akan terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan, agar mereka merasa aman dan nyaman selama masa darurat ini,"tambah Suprapto. Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Sayung untuk memastikan pengungsi mendapat perhatian yang cukup di tengah bencana.