Wonogiri||jateng.bratapos.com – Wujud kemanunggalan TNI dan rakyat terus tercermin melalui berbagai kegiatan gotong royong yang dilakukan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan. Salah satunya terlihat pada Senin (16/12/2024), saat Babinsa dari Koramil 10/Wuryantoro Kodim 0728/Wonogiri, Serda Dwiyanto, bersama warga Dusun Gondang Rejo, Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu.
Jembatan ini menjadi akses penting bagi warga menuju lahan persawahan di seberang sungai.
“Jembatan ini memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 1 meter. Pembangunan dilakukan secara swadaya oleh warga yang memiliki sawah di sekitar aliran sungai,” ujar Serda Dwiyanto.
Menurutnya, keberadaan jembatan bambu ini sangat vital. Jika tidak ada jembatan, warga harus memutar melalui jalan kampung lain dengan jarak lebih dari 2 kilometer.
Pembangunan jembatan bambu dilakukan secara rutin, bergantung pada masa usia bambu yang digunakan. Perawatan atau perbaikan dilakukan setiap tahun untuk memastikan keamanan pengguna.
"Jembatan bambu yang lapuk dapat membahayakan keselamatan warga, sehingga perbaikan atau pembangunan ulang sangat penting," tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata gotong royong sebagai solusi bersama dalam mengatasi kendala aksesibilitas warga pedesaan.
(Khnza)
Dilansir dari: sorotnusantara52