Grobogan || jateng.bratapos.com - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo kini sudah mulai diterapkan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Grobogan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak dan ibu hamil, dengan fokus utama pada pelajar PAUD hingga SMA/SMK.Ketua DPRD Grobogan Hj. Lusia Indah Artani dampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni dan pejabat daerah seperti Dandim 0717 Letkol Kav Barid Budi Susilo, langsung meninjau pelaksanaan program ini.
Pada Senin, 17 Februari 2025, Ketua DPRD Hj. Lusia Indha Artani bersama rombongan mengunjungi unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pucang, Grobogan, yang menyediakan makan bergizi untuk pelajar. Di Grobogan sendiri, terdapat tiga titik dapur SPPG, dengan dua di Pucang dan satu di Wirosari.
Dyon Novan Prawira, pimpinan SPPG setempat, menjelaskan bahwa sebanyak 1243 paket makan siang telah didistribusikan untuk anak-anak di sekitar area dapur sehat, termasuk siswa PAUD, SD, dan SMP.
Program ini melibatkan pengadaan 5000 dapur SPPG di seluruh Indonesia, dengan tujuan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan makanan bergizi secara gratis. Selain itu, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk memastikan kelancaran distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah di Grobogan, termasuk SMPN 1 Grobogan yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program.
Dandim 0717/Grobogan, Letkol Kav Barid Budi Susilo, menegaskan "bahwa program MBG ini sangat penting untuk meningkatkan status gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan asupan bergizi" tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sri Sumarni juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung program ini demi kesejahteraan masyarakat Grobogan, yang memiliki hampir 300 ribu anak sekolah.
Para siswa, seperti Galang Maulana dari SMPN 1 Grobogan, mengungkapkan rasa senangnya mendapatkan makan siang gratis ini. Menurutnya, makanan yang diberikan sangat bergizi dan membantu mereka untuk tetap sehat dan bugar. Kepala SMPN 1 Grobogan, Tri Mulyanto, juga mendukung penuh program ini, meskipun pemberian makanan hanya berlangsung lima hari dalam seminggu, namun sudah memberikan manfaat besar bagi gizi siswa,"ungkapnya.