Lelagon Bocah, Wariskan Budaya Lewat Lagu Anak Foto : Acara Lomba Menyanyi Lelagon Bocah Pakualaman Tingkat DIY.
Bratapos / Daerah

Lelagon Bocah, Wariskan Budaya Lewat Lagu Anak

Terbit : 15-May-2025, 12:55 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 180 Kali

Yogyakarta || jateng.bratapos.com – Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi, peran anak-anak sebagai penjaga warisan budaya menjadi semakin penting. Untuk menjembatani antara tradisi dan kemajuan zaman, Lelagon Bocah hadir sebagai media edukatif yang mengenalkan kembali nilai-nilai budaya Jawa melalui nyanyian sederhana nan sarat makna.

Hal ini ditegaskan oleh GKBRAA Paku Alam dalam sambutannya saat membuka Lomba Menyanyi Lelagon Bocah Pakualaman Tingkat DIY yang berlangsung di Pura Pakualaman, Rabu (14/05). Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari jenjang TK hingga SD, dan sekaligus menjadi momen peluncuran dua album baru Lelagon Bocah oleh Gusti Putri.

Dalam era yang makin modern, GKBRAA Paku Alam mengungkapkan keprihatinannya atas memudarnya eksistensi lagu-lagu tradisional anak yang selama ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter dan budaya lokal.

“Lelagon Bocah hadir sebagai upaya sederhana namun bermakna untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya Jawa kepada generasi penerus. Lagu-lagu ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan menyentuh,” ujar Gusti Putri.

Menurutnya, lagu anak tradisional seperti Lelagon Bocah mengandung nilai sastra, etika, serta kecintaan terhadap budaya sendiri—sesuatu yang sangat dibutuhkan generasi muda di tengah tantangan zaman.

Acara ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kembali kedekatan anak-anak terhadap budaya lokal, sekaligus memperkuat jati diri bangsa melalui seni yang menyenangkan.


Pilihan Untukmu