Kudus || jateng.bratapos.com - Seorang pria berinisial NBAP (28) asal Desa Menawan, Kudus, harus mengalami nasib sial setelah menjadi sasaran amukan warga yang mengira dirinya pencuri motor. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (9/2/2025) sore di Desa Krandon, Kecamatan Kota, Kudus. NBAP babak belur dihajar massa setelah dituduh mencuri sepeda motor, namun setelah pemeriksaan, terungkap bahwa kejadian tersebut merupakan hasil kesalahpahaman.
Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa NBAP dalam keadaan mabuk berat pada saat kejadian. Saat pulang dari menonton hiburan di Desa Pasuruhan Lor, NBAP yang semula berboncengan dengan temannya AA, keliru mengambil motor. Karena mabuk, ia salah mengambil motor Honda Scoopy milik MCU, warga Desa Kaliwungu, yang kebetulan kunci motor tersebut masih menempel. Motor yang dimaksud adalah milik AA, temannya, yang berwarna merah.
Karena keliru mengambil motor, NBAP langsung mengendarainya pulang, namun disangka warga sebagai pelaku pencurian motor. Massa pun mengejar NBAP dan berhasil menangkapnya di Desa Krandon. Beruntung, petugas Polsek Kudus Kota datang untuk menyelamatkan NBAP dari amukan massa, lalu menyerahkannya ke Polsek Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Jati mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak gegabah dan main hakim sendiri saat menemui dugaan tindak kejahatan. "Jika ada dugaan kejahatan, sebaiknya serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur," tegasnya. Tindakan main hakim sendiri bisa berujung pada kejahatan lain, seperti penganiayaan atau pengeroyokan.