Optimalisasi Anggaran, Grobogan Percepat Pengadaan Barang/Jasa Foto : Rakor pelaksanaan pengadaan barang/jasa APBD Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Riptaloka pada Rabu (19/3/2025).
Bratapos / Daerah

Optimalisasi Anggaran, Grobogan Percepat Pengadaan Barang/Jasa

Terbit : 20-Mar-2025, 10:47 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 327 Kali

Grobogan || jateng.bratapos.com – Pemerintah Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa agar lebih efisien dan tepat sasaran. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa APBD Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Riptaloka pada Rabu (19/3/2025).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Grobogan, Heru Dwi Cahyono, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya percepatan proses tender agar pengawasan dan evaluasi dapat dilakukan lebih baik.

“Semakin cepat proses ini berjalan, semakin luas ruang untuk pengawasan dan evaluasi, sehingga kualitas hasilnya lebih terjaga,” ujarnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa pengadaan barang dan jasa bukan hanya soal administrasi, tetapi juga strategi pembangunan nasional yang harus berdampak nyata bagi masyarakat.

Kebijakan efisiensi belanja yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 juga menjadi perhatian utama. Peraturan ini mengarahkan agar anggaran digunakan secara efisien dan tepat sasaran, tidak hanya untuk menghemat, tetapi juga memastikan proyek yang dijalankan benar-benar menjadi prioritas.

Sejalan dengan kebijakan ini, Pemkab Grobogan telah merancang beberapa proyek untuk tahun anggaran 2025, termasuk 12 pekerjaan melalui mekanisme tender dan 20 pekerjaan melalui non-tender. 

Namun, dengan adanya kebijakan baru, perangkat daerah diminta untuk menyesuaikan kembali prioritas belanja mereka.

Kabag Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Setda Grobogan, Muhlisin, menegaskan bahwa hasil Rakor ini akan menjadi pedoman bagi setiap perangkat daerah dalam menyusun strategi pengadaan. “Dengan kesiapan yang lebih matang dan perencanaan yang lebih terarah, setiap pekerjaan diharapkan berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rakor diakhiri dengan sesi desk untuk memastikan perangkat daerah memahami langkah-langkah teknis dalam menyesuaikan proses pengadaan dengan kebijakan efisiensi terbaru.

Dengan perencanaan yang lebih terukur, pengadaan barang dan jasa diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berkontribusi secara efektif dalam pembangunan daerah.


Pilihan Untukmu