Grobogan || jateng.bratapos.com – Pembangunan Kabupaten Grobogan kini memasuki tahap baru dengan dimulainya Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Acara yang digelar di Gedung Riptaloka ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Armunanto, mewakili Bupati Grobogan.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan pentingnya perencanaan yang dapat menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. “Konsultasi publik ini adalah langkah awal untuk memastikan perencanaan yang inklusif dan responsif terhadap dinamika pembangunan,” ungkapnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Setyo Hadi dan Sugeng Prasetyo, yang memberikan perhatian pada arah kebijakan pembangunan untuk periode mendatang, sesuai dengan visi kepemimpinan mereka.
RKPD 2026 akan menjadi pijakan penting bagi visi pembangunan jangka menengah 2025–2029. Beberapa prioritas utama dalam perencanaan tersebut meliputi peningkatan pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, serta inovasi dalam pembiayaan, termasuk melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek strategis.
Sekda juga menekankan pentingnya masukan dari berbagai pihak, seperti masyarakat, perangkat daerah, dan akademisi, untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih strategis dan adaptif. “Pendekatan kolaboratif sangat diperlukan untuk mengakomodasi kebijakan unggulan kepala daerah terpilih. Dengan ini, pembangunan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Grobogan,” tambahnya.
Dengan semangat “Grobogan Gumreget, Gumregah, Gumregut”, Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus menyusun rencana pembangunan yang berfokus pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Konsultasi publik ini menjadi momentum penting dalam menyatukan visi pembangunan, memastikan kebijakan pemerintah daerah sejalan dengan aspirasi masyarakat, dan menyiapkan Grobogan untuk menghadapi tantangan masa depan secara optimis dan progresif.