Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Foto : Penyerahan bantuan korban banjir.
Bratapos / Daerah

Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Terbit : 09-Feb-2025, 07:14 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 235 Kali

Semarang || jateng.bratapos.com - Perum Perhutani KPH Semarang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) kepada korban banjir di Desa Penadaran-Gubug dan Desa Deras -Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada Sabtu, 8 Februari 2025. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Asper Arif Dwi Haryanto, S.Hut, yang didampingi oleh Mantri RPH Deras, kepada masyarakat yang terdampak oleh banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Tuntang.

Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan telur, diharapkan dapat membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana tersebut. Menurut Ir. Teguh Jati Waluyo, M.Si, Administratur/K.KPH Semarang, pemberian bantuan ini adalah wujud solidaritas perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak musibah. "Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka dan menunjukkan bahwa kami selalu hadir di saat-saat sulit,"kata Arif Dwi Haryanto, mewakili Perum Perhutani.

Arif Dwi juga mengungkapkan harapannya agar bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak bencana. "Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan masyarakat bisa segera pulih seperti semula,"ujarnya. Warga setempat menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Perum Perhutani. Salah satu warga mengatakan, "Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga ini meringankan beban kami."

Selain itu, Arif Dwi Haryanto juga menambahkan bahwa banjir yang terjadi telah merusak rumah warga dan infrastruktur penting. Banyak warga yang terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam air. "Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi musibah. Semoga semua cepat pulih," tambahnya. Masyarakat di kedua desa berharap situasi bisa segera membaik dan kehidupan kembali normal.


Pilihan Untukmu