Kudus || Jateng.Bratapos.com – Aparat gabungan TNI dan Polri menggelar operasi premanisme di sejumlah titik rawan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dalam operasi yang berlangsung hingga dini hari, sebanyak sembilan orang diamankan, terdiri dari lima juru parkir liar, dua anak punk, dan dua pelaku balap liar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiyono.
“Ke-9 orang yang diamankan ini terdiri dari 5 juru parkir liar, 2 anak punk, dan 2 orang yang diduga melakukan balap liar,” jelas Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kompol Eko, Minggu (18/5). Operasi ini bertujuan untuk menekan penyakit masyarakat yang kerap menimbulkan keresahan dan gangguan ketertiban umum.
Kompol Eko menegaskan bahwa aksi premanisme, termasuk parkir liar dan aksi anak punk yang melakukan pungli, menjadi fokus penindakan. “Parkir liar dan anak punk masuk kategori preman karena mereka melakukan pungli, sehingga kami amankan,” katanya.
Salah satu lokasi penindakan adalah Pasar Bitingan, tempat dua jukir liar meminta uang parkir secara tidak wajar hingga Rp30 ribu per kendaraan.
Petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar. Kompol Eko memastikan bahwa operasi berjalan lancar dan aman tanpa perlawanan.
“Selama operasi, tidak ditemukan adanya perlawanan atau gangguan serius di lapangan dan berjalan tertib serta kondusif,” ujarnya. Para pelaku dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kudus. “Kami tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik-praktik yang melanggar hukum,” tegas Kompol Eko.
Ia juga menyatakan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala, terutama pada masa rawan seperti akhir pekan dan menjelang hari besar keagamaan.