Kudus||jateng.bratapos.com - Pemerintah Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, bersama Gapoktan dan Poktan pada hari ini Sabtu, ( 11/ 01/2025 ) membersihkan Enceng gondok kali Gayam, yang melewati wilayah Loram Kulon, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.
Suharso Penjabat Kepala Desa Loram Kulon menjelaskan, semula ide pembersihan Enceng gondok ini bermula dari Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan ) Barokah yang mempunyai anggouta Kelompok Tani ( Poktan ) Bondowoso dan Kauman. Setelah ada musyawarah dengan Gapoktan tersebut, segera kami tindak lanjuti untuk minta ijin kepada Bimo selaku Plt Kepala Pengairan dan dilanjutkan ke Kepala Dinas PUPR Kudus, jelasnya.
Setelah mendapatkan ijin dari Pengairan, kemudian Penjabat Kepala Desa merealisasikan dengan biaya pribadi. Pembersihan Enceng gondok disepanjang aliran kali Gayam yang melewati wilayah Loram Kulon , sepanjang kurang lebih seribu lima ratus meter ( 1,5 Km ) sampai batas wilayah Tanjungkarang, pungkasnya.
Fisa Akbar selaku Camat Jati mengatakan, bahwa giat ini bisa terwujud atas kalaborasi Pemdes Loram Kulon dengan Gapoktan. Dengan dibersihkannya Enceng gondok disepanjang aliran Kali Gayam ini, akan berdampak lebih baik di lingkungan masyarakat sekitar dan area pertaniannya. Mengingat ini musim penghujan dimana Enceng gondok tersebut dapat menghambat arus di aliran kali Gayam yang dapat mengakibatkan banjir. Akibat banjir itu bisa merendam area sawah bahkan kampung disekitarnya, untuk itu harus dibersihkan, tuturnya.
Mengingat aliran Kali gayam ini melewati desa - desa yang ada di wilayah Kecamatan Jati, maka diperlukan kalaborasi dengan desa lainnya, diantaranya desa perbatasan yakni Tanjungkarang. Besuk hari Senin ( 13/01/2025 ) kita adakan Rakor dengan semua Kepala Desa Se Kecamatan Jati. Untuk membahas masalah penanganan banjir, Bersama stakeholder dan Gapoktan. Bukan hanya Desa Loram Kulon dan Tanjungkarang saja, tapi secara seksama keseluruhan Desa- desa yang ada aliran Sungai, pungkasnya.
Ditempat yang sama Ketua Gapoktan Barokah Loram Kulon Moh Afif, mengatakan area sawah kami ada kisaran 60 ha dibagi dua Poktan Bondowoso dan Kauman.Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Penjabat Kades Loram Kulon yang telah mefasilitasi dengan uang pribadi sehingga bersih- bersih Kali Gayam ini bisa terealisasi. Harapanya semoga dengan bersihnya Kali Gayam ini tidak akan terjadi banjir.Dengan demikian kami petani akan hidup lebih sejahtera. Jika tidak terjadi banjir kami dapat memanen padi tiap hektar kisaran 7- 8 ton , pungkasnya. ***** Alex