Jakarta || jateng.bratapos.com – Sebanyak 18 anggota kepolisian telah dijatuhi sanksi etik terkait kasus pemerasan terhadap warga negara Malaysia yang menjadi penonton Djakarta Warehouse Project (DWP). Empat di antaranya, yang berasal dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Kemayoran, baru saja menjalani sidang dan menerima sanksi demosi dengan jangka waktu yang bervariasi.
Keempat polisi tersebut adalah Ipda Win Stone, mantan Perwira Unit 1 Binmas Polsek Kemayoran, Iptu Agung Setiawan, eks Kepala Unit 3 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Rio Hangwidya Kartika, mantan Kanit 2 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, dan Bripka Ricky Sihite, mantan Pejabat Sementara Kepala Seksi Humas Polsek Kemayoran. Masing-masing dihukum dengan demosi antara 5 hingga 8 tahun.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam yang mengawasi jalannya persidangan menyebutkan, “AKP RH dan Ipda W dijatuhi demosi selama 8 tahun, Bripka RS mendapat demosi 5 tahun, dan Iptu AS dijatuhi demosi 6 tahun dengan tambahan sanksi 30 hari.”
Kasus pemerasan ini terungkap setelah Divisi Humas Polri melalui Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan bahwa 18 anggota polisi dari berbagai kesatuan, termasuk Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Kemayoran, telah diamankan. Mereka diduga terlibat dalam pelanggaran etik selama menjalankan tugas.
Trunoyudo menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya dan akan terus melakukan investigasi secara profesional dan transparan.
Berikut ini adalah daftar 18 polisi yang telah dijatuhkan sanksi etik:
1. Komjen Polisi Donald Parlaungan Simanjuntak – PTDH
2. AKBP Malvino Edward – PTDH
3. AKP Yudhy Triananta Syaeful – PTDH
4. Kompol Dzul Fadlan – 8 tahun demosi
5. Iptu Syaharuddin – 8 tahun demosi
6. Iptu Sehatma Manik – 8 tahun demosi
7. Brigadir Fahrudin Rizki Sucipto – 5 tahun demosi
8. Aiptu Armadi Juli Marasi Gultom – 5 tahun demosi
9. Bripka Wahyu Tri Haryanto – 5 tahun demosi
10. Brigadir Dwi Wicaksono – 5 tahun demosi
11. Bripka Ready Pratama – 5 tahun demosi
12. Briptu Dodi – 5 tahun demosi
13. Kompol Jamalinus Laba Pandapotan Nababan – 5 tahun demosi
14. AKP Fauzan – 5 tahun demosi
15. Ipda Win Stone – 8 tahun demosi
16. AKP Rio Hangwidya Kartika – 8 tahun demosi
17. Bripka Ricky Sihite – 5 tahun demosi
18. Iptu Agung Setiawan – 6 tahun demosi.