“Polisi Purbalingga Dirikan Pesantren untuk Anak-anak Yatim Piatu” Foto : Aipda Agus Miswanto pengasuh ponpes Daruttaqwa.
Bratapos / Daerah

“Polisi Purbalingga Dirikan Pesantren untuk Anak-anak Yatim Piatu”

Terbit : 25-Jan-2025, 10:28 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 187 Kali

Purbalingga || jateng.bratapos.com – Aipda Agus Miswanto, seorang anggota Polri dari Polres Purbalingga, telah menginspirasi banyak orang dengan dedikasinya dalam mengembangkan pendidikan agama di komunitasnya. Sejak tahun 2016, setelah selesai bertugas, Aipda Agus mengalokasikan waktunya untuk mendirikan pesantren yang kini telah memiliki 50 santri. Pesantren yang berlokasi di Desa Brobrot, Kecamatan Bojongsari, ini awalnya dimulai dengan sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) kecil yang hanya diikuti oleh 10 anak. Seiring berjalannya waktu, banyak anak-anak dan bahkan ibu-ibu di sekitar rumahnya tertarik untuk belajar.

“Awalnya hanya beberapa anak, tapi seiring waktu semakin banyak yang tertarik, bahkan ibu-ibu pun ingin belajar mengaji,” ungkap Aipda Agus.

Pada tahun 2022, untuk mendukung perkembangan pesantren, orang tua Aipda Agus mewakafkan sebidang tanah di samping rumahnya. Di atas tanah tersebut, ia membangun musala yang akhirnya berkembang menjadi Pondok Pesantren Daruttaqwa. Proses pembangunan pesantren ini dilakukan dengan menabung sedikit demi sedikit dari gaji sebagai anggota Polri, dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kapolres Purbalingga.

Pesantren Daruttaqwa kini tidak hanya memberikan pendidikan agama kepada anak-anak, tetapi juga mengajarkan Al-Qur’an kepada ibu-ibu di sekitar desa. Bahkan, beberapa santri di pesantren ini adalah anak-anak yatim piatu yang turut mendapatkan bimbingan agama.

Bagi Aipda Agus, mengajarkan ilmu agama adalah bagian dari pengabdiannya, yang sejalan dengan tugasnya sebagai anggota Polri. “Tugas saya sebagai polisi juga merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa, negara, dan agama,” katanya.

Selain mengelola pesantren, Aipda Agus juga aktif sebagai penceramah di berbagai acara di Kabupaten Purbalingga. Meski sibuk dengan kedinasan, ia selalu berusaha menjaga keseimbangan antara tugas kepolisian dan kegiatan dakwahnya di pesantren.


Pilihan Untukmu