Wonogiri || jateng.bratapos.com - Bripka Eko Julianto, anggota Polres Wonogiri, menjadi contoh inspiratif sebagai polisi yang juga seorang pendakwah. Sejak 2015, di luar jam tugas kepolisian, ia aktif berdakwah di berbagai wilayah Wonogiri dan sekitarnya. Kegiatan dakwah ini sejalan dengan komitmennya untuk mencetak generasi bangsa yang beriman dan bertakwa.
Tidak hanya berdakwah, Bripka Eko juga mendirikan Pondok Pesantren Santri Manjung di Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri, pada tahun 2015. Dengan semangat keikhlasan, pondok pesantren ini tidak memungut biaya sepeser pun dari para santri. Saat ini, Ponpes yang didirikannya sudah memiliki 370 santri dan santriwati, yang semuanya belajar secara gratis.
Dalam perbincangannya, Bripka Eko menyatakan bahwa mengelola pondok pesantren membutuhkan dana yang besar. Meski begitu, ia percaya bahwa rezeki akan selalu datang asalkan dilandasi niat yang tulus. Pondok pesantren ini, yang dibangun dengan dana pribadi, kini tetap menerima bantuan dari berbagai pihak untuk mendukung operasionalnya.
Menurut Bripka Eko, anak-anak yang menuntut ilmu di ponpes ini adalah calon pemimpin bangsa. Oleh karena itu, ia berharap mereka kelak bisa menjadi pemimpin yang mengedepankan iman dan takwa, serta dapat mengatasi berbagai tantangan bangsa, termasuk radikalisasi. Sebagai polisi, ia juga tidak lupa menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan cinta tanah air kepada para santrinya.