Demak || jateng.bratapos.com - Banjir yang melanda 21 desa di Kecamatan Sayung, Karangtengah, dan Bonang, Kabupaten Demak, akibat hujan deras dan air rob, telah menimbulkan dampak besar, terutama dalam sektor kesehatan dan psikologis masyarakat. Banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan serta trauma akibat bencana ini. Menanggapi kondisi tersebut, Polres Demak, yang dipimpin oleh AKBP Ari Cahya Nugraha, segera mengambil langkah cepat dengan menggelar bakti sosial, bakti kesehatan, dan trauma healing di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, pada Selasa (12/02/2025).
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga yang terdampak banjir. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban mereka. Selain itu, Polres Demak juga memfokuskan perhatian pada masalah kesehatan yang muncul akibat banjir dengan menyelenggarakan layanan kesehatan gratis. Tim medis dari Dokes Polres Demak memberikan pemeriksaan kepada warga yang mengalami keluhan, seperti penyakit kulit, demam, dan pusing, dengan 52 orang menerima perawatan.
Polres Demak tidak hanya peduli dengan kesehatan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan mental, khususnya anak-anak yang mengalami trauma. AKBP Ari bersama tim trauma healing bekerja untuk membantu anak-anak merasa aman kembali dengan berbagai kegiatan yang menenangkan. Tim ini berfokus pada pemulihan psikologis anak-anak yang terdampak bencana, memberikan mereka rasa nyaman dan ketenangan.
Sebagai bentuk apresiasi, warga Desa Prampelan, Muhammad Kholid, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, baik berupa sembako, layanan kesehatan gratis, maupun kegiatan trauma healing yang dirasakan sangat membantu. Harapan Polres Demak adalah agar kehadiran mereka dapat mengurangi beban masyarakat dan memberikan kebahagiaan serta ketenangan kepada anak-anak yang masih trauma akibat bencana tersebut.
Munthohar_Ershi