Polres Grobogan Bersihkan Lumpur di Sekolah Pasca Banjir Foto : Polres Grobogan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung turun tangan untuk membersihkan lumpur dan material banjir, pada kamis (23/01/2025).
Bratapos / Daerah

Polres Grobogan Bersihkan Lumpur di Sekolah Pasca Banjir

Terbit : 23-Jan-2025, 21:04 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 161 Kali

Grobogan || jateng.bratapos.com - Setelah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Purwodadi, Grobogan mulai surut, aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah kembali berjalan normal. Beberapa sekolah yang terdampak banjir, seperti SMA PGRI Purwodadi dan MTs Miftahul Huda Kuripan, yang sempat diliburkan, kini mulai dibersihkan dari sisa-sisa material banjir.

Polres Grobogan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung turun tangan untuk membersihkan lumpur dan material banjir yang masih menyisakan jejak di berbagai ruang kelas dan halaman sekolah. Pada Kamis, 23 Januari 2025, tim gabungan ini bergerak cepat untuk mengembalikan kondisi sekolah seperti semula, agar proses belajar mengajar dapat segera dilanjutkan.

Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, mengungkapkan bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari upaya bersama Polres Grobogan dan instansi terkait untuk membantu pemulihan fasilitas pendidikan pasca bencana. “Kami bersama BPBD langsung turun ke lapangan untuk membersihkan lumpur dan material banjir yang masih tersisa,” ujarnya.

Dalam proses pembersihan, tidak hanya petugas dari Polres dan BPBD yang bekerja keras, tetapi juga para guru dan siswa-siswi yang turut terlibat. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti sapu, pel, sekop, ember, hingga penyedot air, mereka berjibaku membersihkan setiap sudut sekolah yang terendam banjir.

Aksi ini juga mencerminkan kepedulian nyata Polres Grobogan terhadap dunia pendidikan. Selain membersihkan ruang kelas dan halaman, pihaknya juga memastikan bahwa lingkungan sekitar sekolah aman dan nyaman untuk kembali digunakan. “Kami berharap, bantuan ini dapat mempercepat pemulihan pasca banjir dan mendorong semangat guru dan pelajar untuk melanjutkan aktivitas belajar,” imbuh AKBP Ike.


Pilihan Untukmu