Semarang||jateng.bratapos.com – Ratusan penggiat ketahanan pangan dari Jawa Tengah dan DIY berkumpul dalam pertemuan Crew 8 yang diselenggarakan di Ungaran pada Minggu, 19 Januari 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dinas, lembaga, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Suratno, selaku Ketua Korwil Jateng Crew 8, bersama Fatih, SE, yang merupakan Sekretaris Crew 8 Jawa Tengah, menegaskan bahwa fokus utama organisasi ini adalah memperbaiki hubungan vertikal dengan pemerintah dan memperkuat hubungan horizontal antara dinas dan kelompok tani. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan kolaborasi yang solid dalam menghadapi tantangan di sektor pangan.
Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis dalam pengelolaan sektor pangan, mulai dari produksi hingga pengemasan dan periklanan. Selain itu, pentingnya penerapan teknologi modern, seperti penggunaan drone untuk penyemprotan tanaman dan modernisasi teknik penanaman, juga menjadi sorotan utama. Fatih menekankan bahwa promosi hasil tani harus memanfaatkan teknologi digital, termasuk pemasaran melalui perangkat mobile, untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam diskusi, para peserta menggarisbawahi perlunya keseimbangan antara teori dan praktik, terutama dalam penggunaan teknologi yang disesuaikan dengan kondisi topografi dan struktur alam setempat. Fatih juga menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga berkontribusi pada perputaran ekonomi yang signifikan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan ini, diumumkan pula susunan formatur pengurus pusat Crew 8 yang baru. Struktur kepengurusan ini mencakup berbagai tokoh penting, seperti Letjen TNI (Purn.) Bibit Waluyo dan Mayjen TNI (Purn.) Glenny Kairupan sebagai dewan pembina, serta Kolonel (Purn.) Catur Puji Santoso, S.E., M.M., sebagai Ketua Umum. Crew 8, yang merupakan singkatan dari Caraka Radmila Ekawira Wiguna, melambangkan keberanian dan semangat dalam mendukung pembangunan pangan berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang kuat dan kolaborasi antaranggota, Crew 8 diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan ketahanan pangan di Indonesia.(Alex)