Sektor Pariwisata Jadi Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi Jateng Foto : Gubernur Jateng hadiri Gathering Golf Turnamen HUT ke-62 Bank Jateng di Semarang, Sabtu (10/5/2025).
Bratapos / Daerah

Sektor Pariwisata Jadi Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Terbit : 11-May-2025, 18:47 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 269 Kali

Semarang || jateng.bratapos.com – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menegaskan bahwa sektor pariwisata kini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di wilayahnya. Ia menyebut pariwisata sebagai kekuatan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, karena mampu menciptakan perputaran uang di berbagai lini, mulai dari UMKM hingga investasi besar.

“Pariwisata akan terus berjalan seiring pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkap Gubernur saat menghadiri Gathering Golf Turnamen HUT ke-62 Bank Jateng di Semarang, Sabtu (10/5/2025).

Ia menyoroti keberhasilan wisata olahraga seperti Karimunjawa International Skydiving Adventure (KISA) dan turnamen golf sebagai langkah konkret menggerakkan perekonomian daerah secara nyata.

Ia menyampaikan bahwa Jawa Tengah kini memiliki sekitar 1.000 desa wisata yang tersebar di berbagai wilayah. Ke depan, pengembangan destinasi akan difokuskan ke kawasan aglomerasi seperti Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening agar dampaknya terasa lebih luas bagi masyarakat. 

Infrastruktur penunjang juga terus ditingkatkan, termasuk optimalisasi Bandara Ahmad Yani dan bandara perintis seperti Dewadaru di Karimunjawa.

Rencana pembukaan rute baru oleh Susi Air dari Bali–Yogyakarta–Karimunjawa dan sebaliknya, juga dinilai sebagai peluang strategis untuk meningkatkan arus wisatawan dan investor.

“Nanti maskapai Susi Air akan membuka rute penerbangan dari Bali–Yogyakarta–Karimunjawa, serta Karimunjawa–Semarang, dan Karimunjawa–Yogyakarta–Bali,” jelasnya.

Dalam konteks Gathering Golf, Gubernur menambahkan bahwa kegiatan sportainment ini juga menjadi ruang interaksi para pelaku usaha. “Olahraga ini tidak mengenal batas usia dan waktu. Ini juga jadi ruang diskusi informal untuk para pelaku ekonomi,” tuturnya.

Ia berharap event seperti ini dapat memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pariwisata di Jawa Tengah.


Pilihan Untukmu