Tiga Provinsi Diterjang Bencana, Ribuan Terdampak Foto : Beberapa rumah terendam banjir di Kecamatan Bengalon, Kalimantan Timur.
Bratapos / Daerah

Tiga Provinsi Diterjang Bencana, Ribuan Terdampak

Terbit : 08-May-2025, 15:42 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 238 Kali

Jateng.bratapos.com - Sejumlah wilayah di Indonesia dilanda bencana alam berupa angin kencang, banjir, dan puting beliung dalam beberapa hari terakhir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan dan pemulihan. 

Bencana ini melanda tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur dengan dampak kerusakan yang cukup besar.

Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (6/5) sore menyebabkan kerusakan di dua kecamatan, yakni Pangalengan dan Kutawaringin. Sebanyak lima kepala keluarga (KK) terdampak dan satu di antaranya harus mengungsi ke rumah kerabat. “Dua rumah rusak berat dan tiga lainnya rusak ringan,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Bandung.

Pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat hingga 31 Mei 2025 sebagai upaya antisipasi lanjutan terhadap potensi banjir, longsor, dan angin kencang.

Sementara itu, bencana puting beliung melanda Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada hari yang sama. Angin kencang tersebut merusak lima rumah warga, satu warung, dan satu gudang padi. Pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan desa.

“Kami telah lakukan asesmen dan pembersihan lokasi. Semua pihak terlibat aktif, termasuk Polsek, Koramil, dan relawan desa,” kata perwakilan BPBD Semarang. Provinsi Jawa Tengah saat ini juga berstatus siaga darurat bencana hingga akhir Mei.

Beralih ke Kalimantan Timur, banjir besar melanda Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, pada Rabu (7/5) akibat meluapnya Sungai Bengalon. Lima desa terdampak dengan jumlah 2.637 KK dan lebih dari 2.200 rumah terendam air. 

“Ketinggian air masih meningkat, kami terus pantau agar penanganan bisa lebih tepat,” ujar petugas BPBD setempat. Selain rumah, banjir juga merendam 176 titik akses jalan, menghambat aktivitas warga.

BNPB terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana. “Keselamatan adalah prioritas utama. Segera lapor bila terjadi kondisi darurat,” kata juru bicara BNPB.

Pemerintah mengingatkan warga agar mengikuti arahan dari pihak berwenang demi meminimalisasi dampak dan risiko bencana lebih lanjut.


Pilihan Untukmu