Grobogan || Jateng.Bratapos.com — Sebuah video berdurasi satu menit tiga puluh detik yang memperlihatkan seekor ular piton tengah dimainkan di genangan banjir menjadi viral di media sosial, khususnya WhatsApp. Video itu direkam di sekitar pos Pemadam Kebakaran Induk Purwodadi, kompleks Setda Kabupaten Grobogan. Dalam tayangan tersebut, tampak seorang petugas Damkar santai memegang ular, bahkan seorang anak kecil turut menyentuh ekornya. Momen itu menyita perhatian warga yang kemudian ramai-ramai menonton dan mengabadikan kejadian tersebut.
Menanggapi viralnya video tersebut, Damkar Purwodadi memberikan klarifikasi. Kasi Pencegahan Kebakaran Satpol PP Grobogan, Sulardi, menjelaskan bahwa ular piton itu bukan hasil evakuasi banjir, melainkan memang dipelihara oleh petugas sejak menetas dari telur. “Itu memang peliharaan, usianya sekitar empat tahun. Saat itu sedang dimandikan, kebetulan genangan air masih tinggi dan banyak warga yang melihat,” ujar Sulardi.
Ia menjelaskan lebih lanjut, telur ular tersebut berasal dari induk piton yang dahulu ditemukan di rumah warga dan sudah mati. Ular itu dipelihara sejak menetas, namun pertumbuhannya tergolong lambat meski rutin diberi makan. “Dua minggu sekali dikasih makan ayam, tapi memang tidak besar-besar. Mungkin memang jenisnya,” imbuh Sulardi.
Sementara itu, banjir yang melanda wilayah Purwodadi pada Kamis (22/5/2025) kemarin dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan Sungai Lusi meluap. Genangan air mencapai 50 hingga 70 cm di beberapa titik, menyebabkan sejumlah gang terpaksa ditutup. Selain di kota, banjir juga merendam desa-desa di Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, dan Tegowanu, dengan durasi banjir di beberapa tempat mencapai satu pekan.